Didukung Industrialisasi, Gubernur Optimis Pertanian NTB Berkembang

Mataram (Suara NTB) – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc menegatakan bahwa pertanian di Provinsi NTB tidak bisa maksimal tanpa produktivitas dan tanpa dukungan multi sektor. Karena itulah dalam meningkatkan produktivitas pertanian, dibutuhkan inovasi teknologi, mekanisasi serta industrialisasi.

‘’Masyarakat NTB sudah mampu membuktikan bahwa, waktu dan produktivitas pertanian semakin meningkat karena panennya menggunakan mesin. Terimakasih Pak Menteri atas kunjungan dan silaturrahimnya denganmasyarakat NTB. Terimakasih juga kami ucapkan atas bantuan permesinan pertaniannya,’’ ujar Dr. Zul pada acara panen raya padi yang dihadiri Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo di Desa Aikmual, Kecamatan Praya, Lombok Tengah, Minggu, 23 Agustus 2020.

Gubernur NTB mengaku sangat optimis di tahun-tahun mendatang, sektor pertanian dan peternakan di NTB akan terus semakin menggeliat. Karena didukung dengan industrialisasi permesinan hasil karya tangan terampil masyarakat NTB.

‘’Kita bersyukur, anak-anak muda NTB sudah mampu membuat alat-alat permesinan. Tentu itu semua mendukung dan mempermudah pertanian dan peternakan kita di Provinsi NTB,’’ katanya.

Provinsi NTB ini tambah Dr. Zul, merupakan lumbung pangan nasional baik beras dan jagung. Termasuk sebagai sentra produksi cabai, bawang merah dan bawang putih. Hal ini meletakkan NTB sebagai daerah strategis dalam pengembangan pertanian modern ke depan.

“Mulai 2019 lalu kami telah mencanangkan industrialisasi bidang pertanian dengan mengedepankan kelestarian lingkungan. Dan program prioritas Pak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di NTB sangat menopang kebutuhan pangan. Mengingat NTB memiliki kawasan wisata yang menjadi Top Priority Destination,” terangnya.

Adapun target produksi Padi NTB 2019/2020 sudah mencapai 86% yakni produksi gabah mencapai 2,6 juta ton gabah kering giling (GKG). Sedangkan cadangan beras Bulog NTB bertahan 18 bulan ke depan. Sehingga surplus ini bisa dapat memenuhi kebutuhan provinsi lain di Indonesia.

‘’Demikian pula jagung. Target tahun ini 2,4 juta ton pipilan kering dan ekspektasi kami ke depan di NTB mempunyai pabrik pakan ternak Indonesia bagian timur. Dan tahun ini NTB memulai dengan investasi daerah,’’ ujarnya.(r)




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Imigrasi Luncurkan Situs Resmi Pengurusan e-VoA

0
Mataram (suarantb.com) Situs palsu pengurusan elektronik visa on arrival (e-VOA) https://www.indonesia-evoa.com muncul di pencarian teratas mesin pencari google, warga negara asing diminta berhati-hati. Sebelumnya...

Latest Posts

Imigrasi Luncurkan Situs Resmi Pengurusan e-VoA

Mataram (suarantb.com) Situs palsu pengurusan elektronik visa on arrival...

Kolaborasi Srikandi BRI dan BUMN, Bahu Membahu Percepat Pemulihan Korban Gempa Cianjur

Cianjur (suarantb.com) – Dalam rangka mempercepat pemulihan pasca bencana,...

Unisma Raih Dua Kategori Anugerah Kampus Unggulan

Malang (suarantb.com)Universitas Islam Malang (Unisma) sebagai Perguruan tinggi dengan...

Kesejahteraan Guru Terpencil di Kabupaten Bima Masih Diabaikan

Bima (Suara NTB) - Serikat Guru Indonesia (SGI) Kabupaten...