Produk BUMDes Diharapkan Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Sumbawa terus didorong menghasilkan produk unggulan. Pemasaran produk juga digeliatkan dengan harapan dapat memperkuat ekonomi kerakyatan.

Terkait hal itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) sebagai pembina, memfasilitasi BUMDes melakukan MoU dengan Perusahaan Daerah (Perusda) Sabalong Samawa, Rabu, 8 Juli 2020. Terlebih dengan adanya aplikasi Perusda Mart, aplikasi penjualan berbasis daring atau online.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Sumbawa, Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., menyampaikan, kerja sama itu berawal dari banyaknya keluhan dari BUMDes di tingkat desa yang terkendala dalam pemasaran produk. Hal ini kemudian didiskusikan dengan sejumlah pihak termasuk Perusda. Ternyata Perusda juga mempunyai aplikasi Perusda Mart.

Aplikasi tersebut adalah aplikasi dengan sistem penjualan online. Produk yang dipasarkan pun dari Bumdes dan UMKM. Melalui kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal dalam kemajuan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Sumbawa.

“Harapan kami ke depan, bahwa penguatan ekonomi kerakyatan betul-betul rill kita bentuk melalui kerja sama Bumdes dan Perusda,” terangnya.

Dewan Pengawas Perusda, Ivan Indrajaya, menyampaikan, sudah saatnya produk lokal Sumbawa bergerak di era digital. Peluang ini harus coba diraih dan memiliki keyakinan dalam menjalankannya. Seperti beberapa pasar digital yang sudah mulai terkenal di media elektronik.

Sedangkan Kabag Ekonomi Setda Sumbawa, Irine Silviani meyakini dengan langkah yang dilakukan Perusda sudah mengalami perubahan. Karenanya, ke depan diharapkan Perusda terus berbenah.

Sementara Direktur Perusda Sabalong Samawa, Mila Rosalia menyampaikan, pihaknya terus berupaya mewujudkan Perusda sebagai pusat bisnis informasi dan edukasi masyarakat. Mengembalikan Perusda pada keadaan stabil. Mengoptimalkan aset dengan banyaknya potensi yang ada untuk mengejar keuntungan. Sehingga menjadi salah satu sumber PAD. Kemudian mengembangkan jaringan, menerapkan inovasi dan menggali potensi dalam peningkatan ekonomi kreatif.

“Kor bisnis kita di bidang industri pariwisata dan ekonomi kreatif. Program dalam pengembangan usaha menjadi pusat oleh-oleh dan kuliner yang besar dan lengkap, tanpa mematikan pengusaha lokal. Menjadi perusahaan teknologi transfer office pertama di Sumbawa. Membangun Perusda Mart bekerja sama dengan Bumdes dan UMKM dan lainnya. Unit usaha Perusda dengan sistem kolaborasi. Kami berharap dalam proses penguatan dan pengembangan adanya masukan terhadap program kami,” pungkasnya. (ind)





Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Tanpa Nasdem, PKS Tetap Lanjutkan Duet Zul-Rohmi Jilid II

0
Mataram (suarantb.com)-PKS NTB sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan politik Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr.Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang keluar dari Partai Nasdem. PKS...

Latest Posts

Tanpa Nasdem, PKS Tetap Lanjutkan Duet Zul-Rohmi Jilid II

Mataram (suarantb.com)-PKS NTB sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan...

Presiden Jokowi Sebut Mandalika Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Luar Jawa

Mataram (Suara NTB) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam...

Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global, NTB Perkuat Bela Beli Produk Lokal

Mataram (Suara NTB) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan,...