Positif Corona di Lotim Terus Bertambah

0
H. M. Sukiman Azmy. (Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Kasus penyebaran virus Corona (Covid-19) belum berakhir. Bahkan jumlah kasus terkonfirmasi positif terus mengalami penambahan. Seperti di Kabupaten Lombok Timur (Lotim), total jumlah kasus positif Corona di penghujung bulan Mei ini melonjak drastis atau tercatat sebanyak 64 orang.

Bupati Lotim, H. M. Sukiman Azmy, MM., meminta supaya hasil swab pasien dipercepat. Menurut bupati, proses mempercepat hasil swab merupakan salah satu langkah efektif dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di NTB dan di Kabupaten Lotim pada khususnya. Saat ini, lanjutnya, pemerintah kabupaten harus menunggu selama satu minggu baru dapat mengetahui hasil swab yang dilakukan oleh pemerintah provinsi.

Maka dari itu, ia meminta kepada pemerintah provinsi untuk mengatensi apa yang menjadi masukan kabupaten. Apalagi saat ini sudah terjadi transmisi lokal yang pelacakannya jauh lebih sulit dibandingkan adanya klaster yang berasal dari luar daerah. “Saat ini sudah terjadi transmisi lokal. Kemudian hasil swab baru keluar satu minggu. Mereka sudah gentayangan di tengah masyarakat, baru diketahui kalau dia ternyata positif. Dia sudah menulari orang lain,” tegas bupati.

Menanggapi permintaan bupati ini, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, MSc, meminta kepada Kadis Kesehatan NTB untuk mencoba mempersingkat keluarnya hasil swab pasien. Jika tidak bisa satu hari, minimal hasil swab satu orang pasien dapat diketahui dua atau tiga hari sehingga penanganan berupa penelusuran kontak lebih cepat dilakukan oleh masing-masing daerah.

Sementara, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lotim, H. Pathurrahman, M.Kes, Jumat, 29 Mei 2020, menyampaikan bahwa jumlah kasus terkonfirmasi positif di Kabupaten Lotim pertanggal 29 Mei 2020 bertambah 7 orang. Sehingga total pasien positif Lotim menjadi 64 orang, 37 di antaranya sembuh, 25 masih positif dan 2 orang meninggal dunia.

Pasien positif di Kabupaten Lotim ini tersebar di 16 kecamatan, terdiri atas Kecamatan Aikmel 8 orang, Pringgasela 3 orang, Masbagik 2 orang, Montong Gading 1 orang, Sikur 1 orang, Terara 4 orang, Sakra 15 orang, Jerowaru 3 orang. Selanjutnya, Kecamatan Sambelia 3 orang, Suela 1 orang, Pringgabaya 8 orang, Wanasaba 1 orang, Lenek 1 orang, Suralaha 3 orang, Labuhan Haji 4 orang, dan Selong 6 orang. (yon)