Hadapi Wabah dengan Gotong Royong

0
Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Ketua Umum Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE.M.Sc, Jumat, 1 Mei 2020 kemarin mengikuti telekonferensi dengan Menteri Sosial (Mensos) RI,  Juliari P. Batubara terkait potensi dan sumber kesejahteraan sosial dalam memutus mata rantai Covid-19.

Dalam telekonferensi itu, terlibat beberapa peserta dari Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Karang Taruna, dan Pendamping Sosial Komunitas Adat Terpencil (KAT).

Hj.Niken pada kesempatan itu merasa bersyukur dengan adanya rapat koordinasi tersebut. Menurutnya, melalui rapat koordinasi yang berlangsung dalam kondisi apapun, silaturahmi harus berjalan.

‘’Kita tahu dan yakin pemerintah sudah bekerja keras dalam menghadapi pandemi ini. Dalam keadaan seperti ini, kita harus saling mendukung dan membantu,’’ ujarnya.

Ia bersyukur, sejak dulu hingga saat ini, LKKS NTB secara rutin pada bulan Ramadhan melaksanakan kegiatan (Bulan Peduli Sosial Ramadan). Untuk Ramadhan tahun ini, tetap akan terlaksana, Insya Allah akan dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, sesuai arahan Menteri Sosial.

“Pengumpulan bantuan hingga pendistribusian Bulan Peduli Sosial Ramadhan ini tetap dilaksanakan dalam kondisi pandemi Covid-19 dan insya Allah pembagiannya kita mulai hari Senin besok (4/5),’’ ujar  istri Gubernur NTB ini.

Sementara, Mensos, Juliari P. Batubara meminta seluruh LKKS meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat di daerah masing-masing dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Ia pun mengatakan, dalam kondisi pandemi ini, semangat gotong royong tidak boleh hilang dari diri kita.

‘’Saya berharap teman-teman-teman di lapangan, seluruh pekerja sosial. membantu mengawasi, dan mengoreksi apabila ada data-data yang tidak sesuai,’’ ujar Mensos.

Pada mereka, Mensos tak lupa menyampaikan apresiasi bagi seluruh pilar-pilar sosial sebagai mitra Kementerian Sosial RI atas kerja kerasnya dan sudah turut serta dalam memutus mata rantai Covid-19 ini.

Tak lupa, Mensos Juliari berpesan agar mereka senantiasa menjalankan protokol kesehatan dalam menjalankan tugas sehari-hari. Misalnya, menerapkan ketentuan pembatasan sosial atau menjaga jarak aman kurang lebih 1-2 meter. Menggunakan masker ketika bertugas di luar rumah, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta tidak melakukan penyemprotan disinfektan langsung kepada tubuh manusia karena berbahaya.

‘’Untuk sosialisasi langkah-langkah pencegahan penyebaran virus, jangan lupakan ketentuan yang sudah digariskan. Misalnya, dengan memperhatikan social distancing, memakai alat pelindung diri, seperti masker, dan sebagainya,’’ katanya. (r)