Balita Usia 41 Hari Masuk Daftar PDP Covid-19

Selong (Suara NTB) – Setelah sebelumnya, dua bayi lima tahun (balita) dinyatakan masuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus Corona (Covid-19). Jumat, 17 April 2020, kembali dirilis satu lagi balita yang masuk dalam PDP. Yang bersangkutan inisial, NW (41 hari) perempuan asal Kecamatan Selong.

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lotim, Dr. H. Pathurrahman, M.Kes, rata-rata kondisi PDP yang masih balita sedang menjalani perawatan medis di RSUD R. Soedjono Selong dan dalam kondisi baik.  “Ketiga balita tersebut mengalami pneumonia (sakit paru-paru) berat, sehingga dimasukkan dalam PDP,” terangnya.

Adapun dua anak di bawah umur dan masuk dalam katagori PDP, yaitu MHA (6 bulan) laki-laki asal Jerowaru. Yang bersangkutan tidak ada riwayat kontak dengan pasien positif Covid-19, tapi mengalami pneumonia berat, sehingga dimasukkan katagori PDP, pasien kedua yaitu, inisial MDC (3 bulan) asal Karang Baru Jerowaru yang juga mengalami pneumonia berat, sehingga dimasukkan dalam PDP.

Selain tiga balita tersebut, PDP lainnya dari 47 pasien per tanggal 17 April yang sudah selesai dalam pengawasan sebanyak 12 orang dan masih dalam pengawasan 36 orang. Adapun wilayah yang punya PDP di antaranya, Kecamatan Aikmel 6 orang, Pringgasela 8 orang, Masbagik 2 orang, Montong Gading 1 orang, Terara 3 orang, Sakra 4 orang, Jerowaru 6 orang dan Suela 3 orang.

Selanjutnya di Kecamatan Pringgabaya, jumlah PDP 1 orang, Wanasaba 4 orang, Lenek 1 orang, Suralaga 1 orang, Labuhan Haji 4 orang, Selong 1 orang dan Kecamatan Sakra Timur 2 orang. Sedang untuk kecamatan yang masih nihil masyarakat berstatus PDP Covid-19, yaitu Kecamatan Sembalun, Sikur, Sukamulia, Sakra Barat, Sambelia dan Kecamatan Keruak.

Sementara untuk jumlah Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) sebanyak 11.409 orang, selesai isolasi 7.543 orang dan masih isolasi 3.866 orang, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 310 orang, selesai dalam pemantauan 126 orang dan masih dalam pemantauan 184 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP), 1.508 orang, mandiri 1.466 orang, rusunawa 42 orang.

“Dari jumlah ODP mandiri, selesai dalam pemantauan, 1.105 orang, masih dalam pemantauan 361 orang. Sedangkan untuk ODP di rusunawa, selesai dalam pemantauan 30 orang dan masih dalam pemantauan 12 orang,” terangnya. Sedangkan untuk pasien positif Covid-19 sebanyak 6 orang, 4 orang di antaranya sudah sembuh dan 2 orang masih positif dan menjalani perawatan medis. (yon)




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Latest Posts

Inilah Model Baju Koko Terbaru Tahun 2022

Model baju koko terbaru selalu muncul hampir di setiap...

Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim Harus Terintegrasi dalam Dokumen Perencanaan

Mataram (Suara NTB)-Kementerian BPN/Bappenas terus mendorong pemerintah daerah di...

Jadi Tuan Rumah Berbagai Event Internasional, Bukti Keberhasilan Pembangunan Infrastruktur di NTB

Mataram (suarantb.com)—Terselenggaranya berbagai event internasional di NTB menjadi salah...

Gali Pesan yang Tersirat dan Tersurat Lewat Pameran Wastra

Mataram (Suara NTB) – Pameran wastra NTB resmi dibuka...