Warga Selong, PDP Covid-19 dari Klaster Gowa Dijemput Tim Medis

0
Proses evakuasi oleh tim medis terhadap tambahan PDP di wilayah Kecamatan Selong, Rabu pagi, 8 April 2020.(Suara NTB/ist) 

Selong (Suara NTB) – Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terkait wabah virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) kembali bertambah. Tambahan pasien satu orang ini dari Kelurahan Selong, RT 4 Lingkungan Seruni Kecamatan Selong dengan pasien inisial SR.

Tambahan pasien ini jemput langsung oleh tim medis dari Puskesmas Selong atas koordinasi dengan RSUD dr. R. Soedjono Selong, Rabu, 8 April 2020 dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Penjemputan terhadap yang bersangkutan cukup menyita perhatian masyarakat sekitar dan mendapat pengawalan ketat dari unsur kepolisian dan TNI.

Dilihat dari riwayat perjalanannya, PDP ini merupakan salah satu jemaah yang mengikuti tabligh akbar di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu. Ia pun sudah menjalani pemeriksaan tim kesehatan Puskesmas Selong dan RSUD R. Soedjono Selong dengan pengambilan sampel pada tanggal 30 Maret 2020 lalu.

Dari hasil pemeriksaan kesehatannya yang keluar pada Rabu (8/4) pagi, mengarah pada Covid-19 dan langsung dilakukan evakuasi atau penjemputan oleh petugas untuk dibawa ke ruang Isolasi di RSUD R. Soedjono Selong. Sementara untuk istri dan dua anak pasien berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) dan melakan karantina mandiri di rumahnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lotim, Dr. H. Fathurrahman, MKes, membenarkan satu lagi tambahan pasien dalam pengawasan (PDP) asal Kecamatan Selong. Pasien ini ditemukan tim gerak cepat Puskesmas Selong dan dari hasil pemeriksaan medisnya mengarah kepada Covid-19.

Adapun berdasarkan grafik data perkembangan Covid-19 di Lotim, jumlah OTG sebanyak 8.752 orang, ODP 1.294 orang dengan selesai dalam pemantauan dan sehat 561 orang dan masih dalam pemantauan 733 orang. Sedangkan PDP bertambah menjadi 14 orang diantaranya 3 orang selesai dirawat dan sehat dan 7 orang masih dalam perawatan.

“Terkonfirmasi positif Covid-19 dan masih dirawat sebanyak 4 orang,” terangnya.

Lebuh jauh disampaikannya bahwa tambahan PDP ini berasal dari wilayah Kecamatan Selong, dimana ibu kota Kabupaten Lotim ini memiliki jumlah OTG 558 orang, ODP 123 orang dan PDP 1 orang dan saat ini masuk dalam zona kuning bersama lima kecamatan lainnya, diantaranya Kecamatan Masbagik dengan OTG 479 orang, ODP 79 orang dan PDP 2 orang, Pringgabaya OTG 756 orang, ODP 37 orang dan PDP 1 orang, Wanasaba OTG 756 orang, ODP 95 orang dan PDP 1 orang.

Salanjutnya wilayah zona kuning lainnya Kecamatan Suralaga 464 orang, PDP 79 orang dan PDP 1 orang, serta untuk Kecamatan Sakra Timur, OTG 236 orang, ODP 41 orang dan PDP 1 orang. Sedangkan untuk wilayah zona merah yang terdapat dalam grafik karena adanya pasien terkonfirmasi positif yaitu Kecamatan Aikmel dan Pringgasela.

Untuk Aikmel jumlah OTG 703 orang, ODP 172 orang, PDP 6 orang dan terkonfirmasi positif 3 orang dan Kecamatan Pringgasela OTG 369 orang, ODP 91 orang, PDP 1 orang dan terkonfirmasi 1 orang.

“Sisanya masih dalam zona hijau dengan jumlah ODP sebanyak 1.263 mandiri dan 31 di Rusunawa Kayangan Lotim,” pungkasnya. (yon)