Pilkada Bima, IDP Klaim Diusung Tunggal PKB

0
Indah Dhamayanti Putri (Suara NTB/Dok)

Bima (Suara NTB) – Bupati petahana, Hj. Indah Dhamayanti Putri (IDP) SE, mengklaim diusung tunggal oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai Bakal Calon Bupati (Bacabup) dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima 2020.

Rekomendasi tunggal yang dikeluarkan partai yang diketui Muhaimin Iskandar itu, usai perempuan yang akrab Umi Dinda ini mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di kantor DPP PKB di Jakarta sejak 27 hingga 30 Januari 2020.

 “Alhamdulillah, PKB mengusung tunggal kami untuk menjadi kontestan pada Pilkada 2020,” ucap Umi Dinda, via Whatsapp, Kamis, 30 Januari 2020.

Umi Dinda berjanji kepercayaan yang diberikan oleh PKB itu akan selau dijaga dan dirawat. Mengingat rekomendasi tunggal tersebut merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. “Ini amanah, yang harus kami jaga dan laksanakan dengan baik,” Kata Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bima ini.

Pada saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan untuk mendapatkan rekomendasi partai, Umi Dinda mengaku dirinya didampingi Ketua DPW PKB Provinsi NTB, H. Lalu Hardian Irfandi dan Ketua Tim Penjaringan Pilkada DPW PKB NTB, H. Makmun SH, M.Kn.

“Uji kelayakan dan kepatutan di DPP PKB merupakan rangkaian tahap akhir mendapatkan rekomendasi,” katanya.

Sebelum mengikuti uji kelayakan dan kepatutan, Ia mengaku sebelumnya telah mengikuti penyampaian visi-misi para Bakal Calon Kepala Daerah yang akan berkompetisi Pilkada 2020 di DPW NTB. “Penyampaian visi-misi dulu baru uji kelayakan dan kepatutan,” katanya.

Maju kembali dalam Pilkada Kabupaten Bima, Ia mengaku tidak hanya cukup dengan satu parpol. Walaupun partai Golkar telah memenuhi persyaratan untuk mengusung Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima sendiri. “Mengikuti Pilkada, kami tetap mengharapkan dukungan dan support dari parpol lain,” katanya.

Bahkan saat ini lanjutnya, masih menunggu undangan dari Parpol lain yang sudah didaftar seperti Gerindra dan PPP mengikuti tahapan dan mekanism untuk mendapatkan remondasi yang sama seperti partai PKB. “Yang jelas saya akan mengikuti mekanisme dan tahapan parpol yang kami daftar,” pungkasnya. (uki)