Perusahaan Malaysia Umrohkan Dua Sponsor PMI Lombok Gratis

0
Zarif Zainul, Ketua Jabatan Tenaga Kerja & Hal Ehwal Peneroka FGV Holdings Berhad (tengah), disaksikan stakeholders lainnya memberikan perlengkapan umroh gratis kepada dua sponsor PMI di Lombok

Selong (Suara NTB) – Perusahaan pertanian dan agrikomoditas global yang berbasis di Malaysia, Felda Global Ventures (FGV) Holdings Berhad memberikan penghargaan kepada dua sponsor (perekrut) calon Pekerja Migran Indonesia (PMI)/Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Lombok, Nusa Tenggara Barat secara gratis.

Penyerahan simbolis oleh Zarif Zainul, Ketua Jabatan Tenaga Kerja & Hal Ehwal Peneroka FGV Holdings Berhad. FGV adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bergengsi Malaysia yang telah puluhan tahun mempekerjakan tenaga kerja dari Indonesia, terutama dari Lombok, Nusa Tenggara Barat. perlengkapan umroh, secara simbolis diberikan Jumat, 31 Januari 2020 di Aula Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lombok Timur.

Pada kesempatan ini, turut hadir Nurul Hasanah Ahamed, Ketua Jabatan Kelestarian FGV Holding, H. Hiruddin Bin Hasyim, Jabatan Tenaga Kerja FGV Holdings dan M. Yusuf. Ratusan calon PMI Lombok Timur, beberapa PPTKIS, diantaranya Lalu. Didiek Yuliadi Komisaris PT. Cahaya Lombok sebagai mitra utama FGV di Lombok. Kepala Bidang PPTK Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lombok Timur, Moh. Hirsan.

“Umrah ini merupakan hadiah dari FGV kepada sponsor yang telah menghantarkan PMI ke FGV di Malaysia,” jelas Zarif Zainul.

FGV, kata dia, telah memperogramkan penghargaan umroh gratis kepada mitra-mitra terbaiknya. Juga akan membantu mengumrohkan keluarga PMI melalui FGV travel yang ada di Lombok dengan biaya yang sangat murah.

Syaratnya adalah pekerja diladangnya minimal sudah bekerja selama dua tahun dan memperpanjang kontrak kerja minimal satu tahun. “Kita kasih fasilitas umroh keluarga PMI yang mau umroh. Harganya sangat spesial. Setengah dari harga umroh dari Lombok,” ujarnya.

Menurut Zainul, pemberian fasilitas kemudahan biaya umrah dimaksud sebagai bentuk perhatian dan rasa terima kasih perusahaannya kepada para pekerja dari Indonesia, khususnya dari Pulau Lombok yang sudah bekerja dengan baik.

Jumlah pekerja yang dibutuhkan oleh FGV untuk ditempatkan di ladang sawit sebanyak 32 ribu orang. Dari jumlah tersebut, sebesar 10 persen berasal dari NTB, khususnya dari Pulau Lombok.

“Yang menyumbang TKI terbanyak kedua dari Indonesia berasal dari Lombok. Kita harus berbangga karena orang Lombok membantu menyediakan bahan masakan dan makanan kepada dunia berupa minyak sawit,” ucap Zainul.

Dalam kesempatan itu, jajaran FGV Holdings Berhad, bersama tiga PPTKIS mitranya juga menyerahkan santunan kepada 80 orang waris (keluarga PMI) yang akan diberangkatkan bekerja di Malaysia. Masing-masing diberikan uang sebesar Rp500 ribu.

Komisaris PT Cahaya Lombok Lalu Didiek Yuliadi, pemberian uang santunan tersebut bertujuan untuk membantu meringankan beban keluarga TKI. Sebab, pada bulan pertama, keluarga yang bekerja di Malaysia belum tentu bisa mengirim uang langsung untuk biaya hidup sehari-hari keluarga yang ditinggalkan mencari nafkah.

“TKI yang baru tiba di Malaysia belum tentu mengirim uang pada bulan pertama. Kadang bulan kedua atau ketiga baru bisa kirim uang untuk keluarganya,” demikian Lalu Didiek menjelaskannya.(bul)