Tiket Masuk Taman Narmada, Komisi II DPRD Lobar Pro-Kontra

0

Giri Menang (Suara NTB) – Biro perjalanan wisata di Lombok Barat (Lobar) mengeluhkan kenaikan harga tiket masuk ke Taman Narmada, menyusul kenaikan yang sangat signifikan, khususnya bagi wisatawan asing. Di mana, wisatawan asing harus membayar mencapai Rp50 ribu per orang.

“Banyak dari travel, guide protes terhadap besarnya kenaikan harga tiket masuk ini,” ungkap anggota Komisi II DPRD Lobar Munawir Haris saat mengklarifikasi kenaikan tiket dengan Direktur Utama (Dirut) PT. Tripat H. Pohniman, Kamis, 9 Januari 2020.

Dicontohkannya, dalam satu bus, ada 20 orang tamu asing kalau dikalikan Rp 50 ribu, maka harus membayar Rp 1 juta. Padahal seperti disampaikan Dirut PT. Tripat, Taman Mayura saja menarik harga tiket masuk Rp 50 ribu.

Di satu sisi, politisi PAN ini tak mempersoalkan dan mendukung kenaikan harga tiket ini untuk membiayai pemeliharaan cagar. Bahkan, Cawing, sapaan akrabnya membandingkan kenaikan tarif masuk di Taman Mayura Mataram yang dinilai masih wajar. Namun, saran dari anggota DPRD lainnya terkait perlunya sosialisasi sebelum kenaikan harga ini harus dilakukan ke depan.

Berbeda disampaikan oleh Anggota Komisi II Abdul Majid. Politisi PPP ini menilai kebijakan ini sepihak, karena tanpa dilakukan sosialisasi sebelumnya. Menurutnya, tidak mungkin travel agent protes kalau kebijakan ini dirasakan pas. “Mohon ini ditinjau ulang (dikaji ulang). Kalau pun terjadi kenaikan dilakukan bertahap, tidak langsung signifikan,’’ sarannya.

Ia memberikan masukan kepada PT Tripat agar Taman Narmada lebih banyak dikunjungi wisatawan asing. Pihak manajemen perlu membuat semacam MICE, table top untuk mendongrak pengunjung asing. Dalam hal ini, perlu dilakukan kerjasama dengan pelaku wisata, tour guide, travel.

Menanggapi hal ini, Dirut PT Tripat H. Poniman mengatakan masukan terkait perluya sosialisasi kenaikan harga tiket akan dijadikan bahan evaluasi ke depan. “Memang kami tidak lakukan sosialisasi menyeluruh soal kenaikan harga tiket ini,” aku dia, seraya menambahkan, kenaikan harga tiket ini telah melalui kajian dan pembanding sebelumnya. (her)