Hj. Niken : Guru PAUD adalah Orang-orang Terpilih

0
Ketua TP-PKK NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati, bersama anak-anak di Kabupaten Bima, Kamis, 14 November 2019. (Suara NTB/Humas NTB)

Bima (Suara NTB) – Guru-guru sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah orang-orang terpilih dan dipercaya oleh sang pencipta sebagai tempat pendidikan pertama bagi anak-anak yang akan menjadi pemimpin di masa depan.

“Ibu-ibu di sini (guru PAUD,red) yang diberi tugas yang sangat penting oleh tuhan, karena ibu-ibu memiliki anak-anak yang sekolah di PAUD. Anak usia PAUD adalah usia yang sangat penting bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang,” jelas Ketua TP-PKK NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati,M.Sc saat meninjau PAUD HI (Holistik Integritas) Terpadu di Sila Bolu, Kabupaten Bima, Kamis, 14 November 2019.

Bunda Niken, sapaan Ketua TP-PKK ini, mengatakan bahwa pendidikan masa PAUD ini adalah waktu yang tepat untuk memberikan pengetahuan kepada anak-anak agar memiliki masa depan yang cerah.

“Pendidikan yang tepat adalah usia¬† PAUD, lewati usia itu, perkembangan anak-anak bisa terlambat, sekaranglah saatnya yang paling penting bagi mereka untuk mengembangkan semua potensi yang ada pada diri mereka,” terangnya.

Ia meminta kepada seluruh orang tua yang hadir,¬† agar tidak mengeluarkan kata-kata, ataupun hal-hal yang tidak semestinya dikatakan. “Saya minta agar jangan pernah bicara kasar pada anak-anak, yang buruk-buruk di depan anak itu tidak boleh,” tuturnya.

Orang tua wali murid juga diminta intens, untuk hadir dalam acara-acara, atau seminar-seminar yang membahas tentang keluarga dan cara membesarkan anak dengan baik.

Hj. Niken yang baru meraih penghargaan sebagai Bunda PAUD tingkat nasional ini mengatakan, anak-anak pada usia ini sedang berkembang dengan cepat, dan itu semua tergantung dari guru-guru dan ibunya, agar anak-anak ini bisa menjadi orang-orang yang unggul.

Bunda PAUD mengharapkan agar orang tua wali murid rajin membawa anak-anaknya ke PAUD, agar dapat diberikan stimulasi, atau rangsangan pada otak anak.

“Kita mau semua anak-anak jadi pemimpin, kita mau semua anak-anak jadi cerdas, anak-anak ini saya titipkan pada semua ibu guru yang ada di sini,” pungkasnya. (*)