KPU Temukan Tiga Bacaleg Terindikasi Mantan Napi Korupsi

Mataram (Suara NTB) – Dari hasil penelitian terhadap berkas daftar bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) pemilu 2019, yang sudah didaftarkan oleh partai politik. KPU menemukan tiga bacaleg terindikasi sebagai mantan rapidana korupsi.

Anggota KPU NTB divisi teknis, Suhardi Soud, yang dikonfirmasi Suara NTB, Senin, 23 Juli 2018 kemarin, membenarkannya. “Ya benar, kami baru menemukan tiga orang yang terindikasi napi korupsi,” katanya.

Namun demikian, ketiga orang tersebut, merupakan bacaleg di kabupaten/kota. Sementara sampai saat ini untuk bacaleg provinsi dan pusat, KPU belum menemukan yang terindikasi sebagai mantan napi korupsi, atau mantan napi narkoba dan kejahatan seksual terhadap anak.

Tiga bacaleg yang terindikasi sebagai mantan napi korupsi tersebut tersebut tersebar di dua kabupaten/kota, yakni di Kabupaten Dompu satu orang dan Kabupaten Sumbawa dua orang.

Ditempat yang sama, anggota KPU divisi teknis, Kabupaten Sumbawa, Sudirman, yang dikonfirmasi lebih lanjut juga membenarkan, bahwa pihaknya telah menemukan dua bacaleg yang terindikasi sebagai mantan napi korupsi.

“Keduanya sedang kita kroscek, kita klarifikasi ke Pengandilan setempat dan juga Kejaksaan untuk meminta kepastian terkait dengan status sebagai mantan napi korupsi itu,” jelas Sudirman.

Sudirman menyebutkan, keduanya berasal dari parpol yang berbeda. Namun demikian ia enggan membeberkan nama parpol yang mencalonkannya.

Akan tetapi setelah ditelusuri lebih lanjut kedua bacaleg yang terindikasi sebagai mantan napi korupsi tersebut, pertama berinisial LIG, dari dapil I. Kemudian yang kedua berinsial MH yang tercatat maju dari dapil Sumbawa 4.

Sementara satu orang bacaleg lainnya ditemukan di Kabupaten Dompu. Anggota KPU Dompu divisi teknis, Agus Setiawan yang dikonfirmasi via sambungan telepon, juga membenarkan pihaknya sedang melakukan klarifikasi terhadap satu orang bacaleg yang diduga terindikasi sebagai mantan napi korupsi.

Bacaleg yang dimaksud Agus berinisial MA, yang berasal dari dapil dua Dompu. “Ada satu orang lagi yang baru terindikasi, tapi belum ada bukti otentik, masih dilakukan konfirmasi,” sambungnya.

Bagi bacaleg yang dicoret karena terbukti sebagai mantan napi korupsi, maka partai politik yang mengajukan diberikan kesempatan untuk melakukan penggantian. (ndi)





Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Tanpa Nasdem, PKS Tetap Lanjutkan Duet Zul-Rohmi Jilid II

0
Mataram (suarantb.com)-PKS NTB sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan politik Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr.Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang keluar dari Partai Nasdem. PKS...

Latest Posts

Tanpa Nasdem, PKS Tetap Lanjutkan Duet Zul-Rohmi Jilid II

Mataram (suarantb.com)-PKS NTB sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan...

Presiden Jokowi Sebut Mandalika Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Luar Jawa

Mataram (Suara NTB) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam...

Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global, NTB Perkuat Bela Beli Produk Lokal

Mataram (Suara NTB) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan,...