Oknum Pegawai Kejari Bima Jadi Tersangka

Kota Bima (Suara NTB) – Jajaran Mapolres Bima Kota menetapkan pria berinisial R, oknum pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Raba Bima sebagai tersangka dalam kasus pencurian tiga karung tramadol, di ruang Kejari setempat, belum lama ini.

“Selain R, tujuh orang lainnya juga ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kapolres Bima Kota, AKBP Ida Bagus Made Winarta, S.IK, akhir pekan kemarin.

Dikatakannya, penetapan tersangka terhadap delapan orang tersebut dilakukan, usai pihaknya meminta keterangan dari mereka dan para saksi-saksi yang dipanggil. Serta hasil gelar perkara.

“Tindakan ini juga telah diakui sendiri oleh delapan orang yang ditangkap ini serta diperkuat dari keterangan para saksi,” katanya.

Menurutnya usai menetapkan status tersangka, kemudian pihaknya menerbitkan Surat Perintah penanahan (Sprinthan). Saat ini, delapan tersangsa itu sudah ditahan dalam sel Polres Bima Kota setempat. “Yang jelas perkara ini secepatnya akan dilimpahkan ke Kejari,” katanya.

Ia menambahkan, sebelum oknum pegawai Kejaksaan ditetapkan sebagai tersangkat. Pihaknya terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan setempat.

“Pihak Kejari mempercayakan proses penangangan kasus ini kepada kami. Karena perkara ini merupakan pidana murni dengan ancama hukuman penjaran diatas tujuh tahun penjara,” pungkasnya.

Seperti diketahui Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Bima Kota, menangkap delapan orang yang diduga pelaku pencurian tiga karung tramadol di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari). Parahnya lagi, seorang diantara yang ditangkap adalah oknum pegawai Kejari setempat.

Kasat Reskrim melalui Kanit Pidum Polres Bima Kota, Rejoice Manalu S.Tr.K kepada Suara NTB membenarkan pihaknya telah menangkap delapan orang yang diduga pelaku pencuri tiga karung tramadol.

Lebih jauh Rejoice menyebutkan delapan orang yang ditangkap itu antara lain inisial Rsl (30), Mm (30) Mr (32), Hrm (33), Shd (25), Sf (41), Sb. Serta oknum R yang merupakan oknum pegawai Kejari Raba Bima. “Mereka ditangkap dalam dua lokasi yang berbeda, Rabu  (1 November 2017),” katanya. (uki)




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Latest Posts

Inilah Model Baju Koko Terbaru Tahun 2022

Model baju koko terbaru selalu muncul hampir di setiap...

Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim Harus Terintegrasi dalam Dokumen Perencanaan

Mataram (Suara NTB)-Kementerian BPN/Bappenas terus mendorong pemerintah daerah di...

Jadi Tuan Rumah Berbagai Event Internasional, Bukti Keberhasilan Pembangunan Infrastruktur di NTB

Mataram (suarantb.com)—Terselenggaranya berbagai event internasional di NTB menjadi salah...

Gali Pesan yang Tersirat dan Tersurat Lewat Pameran Wastra

Mataram (Suara NTB) – Pameran wastra NTB resmi dibuka...