RPH Kandai Tak Kunjung Dimanfaatkan

Dompu (Suara NTB) – Rumah potong hewan (RPH) Kandai Dua yang dibangun sejak 2013 lalu oleh Dinas Peternakan Provinsi  belum juga dimanfaatkan. Berbagai alasan disampaikan pihak Dinas Peternakan dan terakhir akibat belum dipagar keliling area RPH. Sementara di RPH Simpasai banyak dikeluhkan warga akibat bau limbah yang tidak dikelola dengan baik.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Dompu, drh Mujahidin kepada Suara NTB beberapa waktu lalu mengatakan, RPH Kandai Dua belum dimanfaatkan karena beberapa fasilitas pendukungnya belum lengkap. Diantaranya pemagaran keliling RPH dan beberapa fasilitas lain yang belum dilengkapi.

“Kalau belum dipagar, siapa yang akan bertanggungjawab dengan ternak orang kalau lepas,” tanyanya.

Tahun ini lanjut Mujahidin, pihaknya telah membangun akses jalan dari RPH Kandai Dua yang menghubungkan dengan akses jalan nasional. Untuk pemagaran keliling direncanakan pada tahun 2018, sehingga RPH-nya bisa dioperasikan. “Tahun depan kita rencanakan pembangunan pagar keliling,” terangnya.

Rencana pengoperasionalan RPH Kandai Dua sendiri sudah beberapa tahun diwacanakan, namun tidak pernah terealisasi. Bahkan tahun 2015 lalu dilakukan uji coba penyembelihan dan gagal berlanjut hingga pengoperasionalan karena akses jalan menuju RPH yang jauh serta beberapa fasilitas yang belum lengkap. Namun beberapa fasilitas terus dilengkapi sejak tahun 2014 lalu, tetapi tidak pernah lengkap karena pilihan prioritasnya yang kurang tepat.

Sementara keberadaan RPH Simpasai sendiri terus menuai sorotan dan kritikan akibat bau limbah yang menyengat. Bahkan Dinas Lingkungan Hidup mengeluarkan surat teguran karena tidak adanya ijin lingkungan terhadap pengelolaan RPH Simpasai. RPH Kandai Dua sendiri direncakan sebagai pengganti RPH Simpasai. (ula)




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Imigrasi Luncurkan Situs Resmi Pengurusan e-VoA

0
Mataram (suarantb.com) Situs palsu pengurusan elektronik visa on arrival (e-VOA) https://www.indonesia-evoa.com muncul di pencarian teratas mesin pencari google, warga negara asing diminta berhati-hati. Sebelumnya...

Latest Posts

Imigrasi Luncurkan Situs Resmi Pengurusan e-VoA

Mataram (suarantb.com) Situs palsu pengurusan elektronik visa on arrival...

Kolaborasi Srikandi BRI dan BUMN, Bahu Membahu Percepat Pemulihan Korban Gempa Cianjur

Cianjur (suarantb.com) – Dalam rangka mempercepat pemulihan pasca bencana,...

Unisma Raih Dua Kategori Anugerah Kampus Unggulan

Malang (suarantb.com)Universitas Islam Malang (Unisma) sebagai Perguruan tinggi dengan...

Kesejahteraan Guru Terpencil di Kabupaten Bima Masih Diabaikan

Bima (Suara NTB) - Serikat Guru Indonesia (SGI) Kabupaten...