Mohan Larang Pejabat Belanja di Pasar Murah

Mataram (suarantb.com) – Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana melarang pejabat Pemkot Mataram ikut berbelanja di pasar murah atau bazar sembako yang ada di Lapangan Umum Mataram. Bazar tersebut merupakan salah satu rangkaian acara Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskowil) IV Asosiasi Pemerintah Kota Se-Indonesia (Apeksi) di Kota Mataram yang diikuti 13 kota dari empat provinsi; NTB, NTT, Bali dan Jawa Timur.

Kegiatan ini dirangkai juga dengan pameran produk unggulan daerah dari berbagai kota peserta Apeksi. Lokasi pasar murah ini berada di luar arena pameran. Pasar murah diikuti puluhan distributor dan toko modern yang hanya dikhususkan untuk rakyat menengah ke bawah.

“Bazar ini pejabat-pejabat ndak boleh belanja ini, pejabat-pejabat kota terutama. Ini dikhususkan kepada masyarakat,” imbaunya.

Harga sembako dan bahan kebutuhan lainnya lebih murah dibandingkan dengan di luar. Sehingga dapat dijangkau warga dengan penghasilan rendah.

“Dipersiapkan dengan harga murah. Sembako bisa terjangkau di masyarakat,” jelasnya. Bazar sembako ini diharapkan dapat dimanfaatkan warga untuk berbelanja persiapan memasuki bulan puasa.

Mohan yakin para pejabat akan mengikuti imbauannya tersebut. Di sekitar arena pasar murah juga banyak personil Satpol PP Kota Mataram yang ikut mengawasi. (mai)





Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Tanpa Nasdem, PKS Tetap Lanjutkan Duet Zul-Rohmi Jilid II

0
Mataram (suarantb.com)-PKS NTB sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan politik Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr.Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang keluar dari Partai Nasdem. PKS...

Latest Posts

Tanpa Nasdem, PKS Tetap Lanjutkan Duet Zul-Rohmi Jilid II

Mataram (suarantb.com)-PKS NTB sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan...

Presiden Jokowi Sebut Mandalika Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Luar Jawa

Mataram (Suara NTB) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam...

Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global, NTB Perkuat Bela Beli Produk Lokal

Mataram (Suara NTB) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan,...