Sirkuit Balap di Kawasan Mandalika Ditargetkan Tuntas Tahun Depan

1

Mataram (suarantb.com) – Sirkuit balap atau tepatnya disebut sirkuit jalan raya akan segera dibangun di Lombok. PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) telah memastikan dibangunnya Street-Race Circuit (Sirkuit Jalan Raya) pertama di dunia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah. Proyek ini ditargetkan selesai pengerjaannya pada 2018.

Rencana pembangunan tersebut telah diawali dengan MoU antara ITDC dengan Roadgrip Motorsports UK Ltd dan Mrk1 Consulting. Dua perusahaan perancang,  pengembang dan operator sirkuit balap motor global, pada 20 Januari 2017 lalu.

Sebagai sirkuit jalan raya pertama di dunia yang dibangun dari tahap konsep, sirkuit di KEK Mandalika ini akan dibangun dengan standar FIM and FIA untuk kelayakan penyelenggaraan kejuaraan dunia balap motor. Pengembang akan menawarkan sejumlah keunggulan yang membuat sirkuit ini dicanangkan untuk menjadi tuan rumah Grand Prix Mandalika.

Abdulbar M. Mansoer, Direktur Utama ITDC, merasa, adalah suatu kebanggaan bagi ITDC untuk dapat mempersembahkan sebuah infrastruktur kelas dunia di Lombok. Infrastruktur ini nantinya dapat membawa event-event top dunia ke Lombok dan Indonesia.

“Pembangunan sirkuit jalan raya di Mandalika akan meningkatkan nilai jual dan nilai tambah pariwisata di NTB. Sehingga wisatawan semakin banyak pilihan dalam berwisata di NTB khususnya di Mandalika,” ujarnya.

Dibangun di atas lahan seluas 500 hektar, sirkuit jalan raya Mandalika akan menjadi satu-satunya sirkuit jalanan di dunia yang menawarkan panorama indah. Dimana para pebalap disuguhkan pemandangan sebuah laguna, solar cell farm, lapangan golf, area komersil dan perkotaan, serta hamparan Samudera Hindia. Dilengkapi dengan pemandangan puncak-puncak bukit, dimana pengunjung dapat memandang sirkuit secara terbuka sembari menikmati keindahan tepi laut dan area terbuka hijau.

Managing Director Mrk1 Consulting, Marc Hughes menyatakan Mandalika menjadi salah satu lokasi terbaik di dunia untuk pembangunan sebuah sirkuit internasional.

“Kami sangat bersemangat dapat bekerja sama dengan ITDC di salah satu lokasi terbaik di dunia untuk pembangunan sebuah sirkuit internasional. Membawa kejuaraan dunia balap motor ke lokasi ini akan meningkatkan awareness mengenai pengembangan sebuah kawasan pariwisata kelas dunia di Indonesia. Seluruh komunitas balap motor dunia juga menanti untuk datang ke tempat ini,” terangnya.

Mirip dengan Singapura dan Monaco, sirkuit jalan raya di Mandalika akan bersifat musiman, terbuka untuk publik sepanjang tahun dan diubah untuk menjamu event-event balap motor internasional.

Dari penandatanganan MoU ini, pengembangan desain akan segera dilakukan dalam beberapa bulan ke depan. Untuk mengejar target rencana penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Balap Motor Grand Prix Mandalika pada 2019 yang penyelenggaraannya akan dibantu oleh Roadgrip Motorsports UK Ltd.

“Kita menyediakan jasa penyelenggaraan proyek kejuaraan balap dunia yang lengkap untuk Grand Prix Mandalika. Mulai dari penyiapan dan pembangunan trek, konsultasi dan usaha-usaha pendanaan. Kami yakin proyek ini akan memberikan dampak ekonomi yang besar bagi pariwisata dan penciptaan lapangan kerja di Lombok,” katanya. (ros)