PHRI NTB Susun Rancangan Program Kerja

0

Mataram (Suara NTB) – Badan Pengurus Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) NTB susun rancangan program kerja yang akan dieksekusi mulai 2017. Penyusunan program kerja PHRI berlangsung di Fave Hotel, Jumat, 30 Desember 2016.

Ketua PHRI NTB, H. L. Abdul Hadi Faisal mengungkapkan, rancangan program tersebut akan ditetapkan setelah dibahas bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) NTB serta Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB.

Pada 2017 ini, PHRI akan fokus meningkatkan kualitas pelayanan terhadap wisatawan. Khususnya di kalangan pelaku pariwisata yang bergerak di bidang restoran.

“Selain meningkatkan kualitas pelayanan, PHRI juga akan membentuk korwil – korwil di tiap kawasan. Seperti Senggigi, Trawangan, Mandalika dan lain – lain. Tugasnya ialah, memantau perkembangan situasi setempat dan mendorong agar para pelaku pariwisata memelihara aspek kebersihan,” tutur Hadi Faishal.

Gayung bersambut, Wakil Ketua PHRI NTB Bidang Perhotelan, Ernanda Agung D. menambahkan, pada tahun 2016 kemarin, secara umum pembenahan pariwisata NTB terfokus pada sisi destinasi. Pada tahun ini, ia menginisiasi agar PHRI mengambil bagian dalam membangun pariwisata dengan membenahi sisi pelayanan.

“Pada tahun 2016, konsentrasi pembenahan produk. Tahun ini, kita upayakan pembenahan kualitas pelayanan,” katanya.

Hal ini perlu dilakukan guna mengimbangi upaya promosi yang pernah dilakukan. Upaya promosi untuk mendatangkan tamu/wisatawan, harus sejalan dengan proses pembenahan kualitas pelayanan.

“Saat ini jumlah anggota yang tergabung sebagai anggota PHRI NTB sudah mencapai angka 787 Hotel dan Restoran. Kita harus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, tujuannya supaya tamu – tamu yang kita datangkan melalui upaya promosi mendapatkan pelayanan yang baik,” tegasnya.

Secara garis besar, kualitas pelayanan khususnya di restoran – restoran sampai detik ini masih sangat jauh dari harapan. Kualitas pelayanan itulah yang perlu dibenahi supaya wisatawan menemukan kenyamanan.

Langkah awal yang hendak dilakukan PHRI saat ini ialah, memverifikasi anggota – anggota yang sudah mendaftar. Selanjutnya, PHRI akan melakukan pendampingan terhadap seluruh pengelola hotel maupun restoran dalam upaya mengurus izin usaha.

“Setelah diverifikasi, PHRI akan menerbitkan sertifikat keanggotaan yang bisa dipampang baik di hotel maupun restoran – restoran,” kata ketua PHRI menandaskan. (met/*)