FORMI NTB Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah FORNAS 2017

0

Mataram (suarantb.com) – Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) NTB akhirnya memberanikan diri mengajukan diri menjadi tuan rumah Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) 2017. Ini merupakan langkah awal yang ditempuh FORMI NTB untuk menunjukkan perannya. Demikian pengakuan Ketua FORMI NTB, Nauvar F. Farinduan saat menggelar konferensi pers, Jumat, 27 Agustus 2016.

“Bersama dengan empat provinsi lainnya, kita sudah mengajukan diri untuk jadi tuan rumah FORNAS 2017. Empat provinsi saingan kita itu, Sumsel, Banten, Jabar dan Kalsel. Semoga kita bisa terpilih,” harapnya.

Mengenai kesiapan daerah, Nauvar menyatakan hal itu bisa dikomunikasikan. “Jika sekarang kita tidak punya arena untuk BMX, nanti bisa kita buatkan. Seperti halnya pelaksanaan MTQ kemarin, banyak ketakutan persiapan kurang, tapi semuanya berjalan lancar,” ujarnya.

FORMI NTB merupakan organisasi yang membawahi cabang-cabang olahraga non prestasi. Olahraga yang dimainkan tidak untuk meraih kemenangan, seperti permainan airsoft gun, gateball, BMX, gasing tradisional hingga tarian tradisional. FORMI bertujuan memfasilitasi masyarakat agar bisa bermain permainan tradisional sekaligus melestarikan budaya daerah.

“Kita disini ada permainan peresean. Selama ini kan cuma dimainkan pada saat tertentu saja. Sebagai ketua saya ingin membuat kepengurusan untuk bisa mengadakan lomba peresean. Level acaranya bisa lomba se-Pulau Lombok. Supaya peresean ini semakin dikenal orang, kalau bisa ikut dipertandingkan dalam FORNAS ,” jelas Nauvar.

Saat ini ada 63 cabor yang terdaftar di FORMI Nasional. Untuk penyelenggaraan FORNAS 2017 akan ada 54 cabor yang dilombakan. Sedangkan FORMI NTB yang masih seumur jagung ini belum melakukan pendataan tentang olahraga rekreasi daerah. “Saat ini yang baru kami catat ada senam tera, senam jantung sehat, gateball, dan airsoft gun,” terangnya.

Ketua Bidang Organisasi FORMI Nasional, Perdaningrum Yuniati yang turut hadir mengatakan jika dilihat dari ketersediaan akomodasi, Lombok sudah memadai. Jumlah hotel yang tersedia banyak. “Sekarang tinggal kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung jika NTB terpilih sebagai tuan rumah,” katanya. (ros)