20 Warga Binaan LPKA Loteng Dapat Remisi

Penyerahan remisi dan ijazah kesetaraan paket B bagi warga binaan LPKA Loteng, Jumat, 23 Juli 2021.(Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) memberikan remisi atau potongan masa tahanan bagi 20 anak warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Khususu Anak (LPKA) Lombok Tengah (Loteng). Penyerahan remisi disampaikan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, bertepatan dengan peringaran Hari Anak Nasional (HAN) yang digelar secara daring (online), bertempat di LPKA Loteng, Jumat, 23 Juli 2021.

Pada tahun ini, Kemenkum HAM sendiri memberikan remisi bagi sekitar bagi 1.020 anak yang saat ini tengah menjalani pembinaan di LPKA seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.001 anak mendapat pengurangan sebagian masa tahanan. Sementara sisanya sebanyak 19 Anak mendapatkan remisi bebas. Untuk LPKA Loteng sendiri total ada 20 orang anak yang mendapat pengurangan masa tahanan.

Iklan

“Pemberian remisi ini merupsakan satu-satunya harapan bagi anak agar bisa semakin cepat berkumpul kembali dengan keluarga dan masyarakat dalam rangka menata kembali masa depannya menjadi lebih baik lagi,” sebut Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dalam sambutannya.

Terhadap anak yang sudah dinyatakan beban pihaknya berharap masyarakat menanggalkan stigma negatif terhadap anak tersebut. Bahwa pembinaan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum dilakukan semata untuk mempercepat proses kembalinya mereka ke tengah keluarga dan masyarakat.

Tentu misi tersebut akan lebih mudah tercapai bila semua pihak berkomitmen untuk menanggalkan stigma terhadap anak-anak yang berhadapan dengan hukum. “Mereka jangan lagi dilihat sebagai penjahat kecil, melainkan calon-calon penerus bangsa yang tetap harus dilindungi haknya,” tuturnya.

Adanya remisi salah bentuk upaya menjaga kepentingan terbaik anak-anak yang berhadapan dengan hukum. Dan, bukan hanya sekadar menjalankan amanat undang-undang, pemberian remisi juga bentuk nyata kepedulian Kementerian Hukum dan HAM dalam mengedepankan kepentingan anak dan mempercepat reintegrasi anak ke tengah-tengah masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, LPKA Loteng juga menyerahkan ijazah kesetaraan paket A, B, dan C bagi warga binaan serta masyarakat umum sekitar LPKA Loteng sebanyak 24 orang. “Rincian untuk anak didik LPKA Loteng Paket B sebanyak 2 orang. Sedangkan dari masyarakat luar, Paket B, 4 orang dan Paket C sebanyak 18 orang,” terang Kepala LPKA Loteng, Akhmad Zaenal Fikri.

Khusus untuk warga binaan LPKA Loteng sebenarnya masih banyak lagi anak didik yang lulus dan berhak mendapat ijazah. Namun, karena telah bebas jadi untuk pengambilan ijazahnhya bisa langsung datang ke LPKA Loteng. “Yang menerima ijazah kesetaraan ini ialah mereka yang sebelummya sudah mengikuti ujian kesetaraan yang diselenggarakan oleh LPKA Loteng,” tutupnya. (kir)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional