2.706 Peserta Lulus ‘’Passing Grade’’ Gigit Jari

Ilustrasi pelamar seleksi CPNS melihat hasil SKD. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB  menyebut dari 3.650 peserta yang lulus passing grade dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) beberapa waktu lalu, hanya 944 pelamar yang berhak ikut Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Artinya, ribuan pelamar CPNS Pemprov NTB yang lulus passing grade terpaksa harus gigit jari, karena tak masuk tiga besar peserta dalam setiap formasi yang berhak ikut tes SKB.

‘’Sekitar 944 orang yang berhak ikut SKB,’’ sebut Kepala Bidang Mutasi Pegawai BKD NTB, Raisah, SE, MM dikonfirmasi Suara NTB, Rabu, 26 Februari 2020.

Iklan

Raisah menyebutkan, jumlah formasi CPNS Pemprov NTB yang tidak akan terisi semakin bertambah. Karena ada 23 formasi CPNS Pemprov NTB yang tidak ada peserta tes SKD yang memenuhi passing grade. Selain itu, ada 35 formasi CPNS Pemprov NTB yang tidak ada pelamarnya. Sehingga total jumlah formasi CPNS Pemprov NTB yang tidak terisi dalam penerimaan CPNS 2019 menjadi 58 formasi.

Ia merincikan 23 formasi CPNS Pemprov yang tidak ada peserta SKD memenuhi passing grade, yakni Guru Agama Islam SLBN 1 Lombok Utara, Guru Agama Islam SMAN 1 Maronge, Guru Bahasa Inggris SLBN 1 Dompu, Guru Nautika Kapal Penangkap Ikan SMKN 1 Tarano, Guru Penjasorkes SMAN 1 Lape, SMAN 1 Lunyuk dan SMAN 1 Plampang.

Kemudian, Guru Seni Budaya SMAN 1 Utan, Guru SLB SLBN 1 Lombok Barat, SLBN 1 Sumbawa dan SLBN 2 Sumbawa. Guru Teknik Kendaraan Ringan SMKN 1 Buer, 4 formasi  Guru TIK SMAN 1  Sumbawa dan 1 Guru TIK SMKN 1 Pringgabaya. Selanjutnya Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS. HL. Manambai Abdul Kadir, Psikolog Klinis RSUD NTB dan Sanitarian RS Mata NTB.

Sedangkan 35 formasi CPNS Pemprov yang tidak terisi karena tak ada pelamarnya, antara lain satu formasi Guru Nautika Kapal Niaga di SMKN 1 Alas, Guru Nautika Kapal Penangkap Ikan SMKN 1 Lopok,  Guru TIK di SMAN 2 Bayan. Kemudian 6 formasi Guru Prakarya dan Kewirausahaan, masing-masing satu formasi di SMAN 1 Labangka, SMAN 1 Moyo Utara. SMAN 1 Lape, SMKN 1 Lenangguar, SMKN 1 Plampang dan SMKN 1 Monta. Dan 4 formasi Guru SLB yang tidak ada pelamar, masing-masing satu formasi di SLBN 2 Lotim, SLBN 2 Lobar, SLBN 1 Sumbawa dan SLBN 1 Mataram.

Selanjutnya, satu formasi Dokter Gigi di RS. H. L. Manambai, 2 formasi Dokter Spesialis Anak, masing-masing satu formasi di RSJ Mutiara Sukma dan RS. HL. Manambai. Kemudian, masing-masing satu formasi Dokter Spesialis Anestesi di RS Mata NTB, Dokter Spesialis Bedah, Dokter Spesialis Bedah Saraf. Dokter Spesialis Jantung, Dokter Spesialis Kandungan, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin. Dokter Spesialis Mata, Dokter Spesialis Paru dan Dokter Spesialis Patologi dan Anatomi di RS. HL. Manambai.

Selanjutnya, formasi Dokter Spesialis Penyakit Dalam di RSJ Mutiara Sukma, Dokter Spesialis Radiologi di RS. HL. Manambai dan RS Mata NTB. Dokter Spesialis Rehab Medik di RSJ Mutiara Sukma, Dokter Spesialis Saraf di RSJ Mutiara Sukma dan RS. HL. Manambai, Dokter Spesialis THT, Dokter Spesialis Urologi dan Psikologi Klinis di RS. HL. Manambai.

Terkait jadwal tes SKB, Raisah mengatakan masih menunggu kepastian dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh, tes SKB CPNS Pemprov NTB akan dilaksanakan pada minggu ke tiga bulan Maret mendatang.

Diketahui, dalam tes SKD beberapa waktu lalu diikuti 7.702 peserta.  Dari jumlah tersebut sebanyak 3.650 pelamar CPNS Pemprov yang memenuhi passing grade. Sedangkan 3.450 pelamar yang tidak memenuhi passing grade.

Dari 7.702 peserta yang berhak ikut SKD, sebanyak 7.100 orang yang hadir mengikuti tes. Sementara 602 pelamar tak hadir mengikuti SKD. Secara keseluruhan, pelamar yang memenuhi passing grade dalam rekrutmen CPNS Pemprov NTB tahun 2019 sebesar 51,41 persen. Dengan nilai SKD tertinggi 433 dan terendah 95. Dalam rekrutmen CPNS 2019, Pemprov NTB mendapatkan jatah sebanyak 414 formasi. (nas)