2.500 Dosis Vaksin Disiapkan Kohati PB HMI untuk Masyarakat Narmada

Koordinator KAHMI Lobar H. L. Winengan bertemu dengan Camat Narmada Muhammad Busyairi membahas persiapan vaksinasi, Sabtu, 2 Oktober 2021. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB)  – Korps Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) -Wati  (Kohati) Pengurus Besar (PB) HMI menyiapkan 2.500 dosis vaksin untuk warga masyarakat yang ada di Kecamatan Narmada. Vaksinasi rencananya akan digelar, Sabtu, 2 Oktober 2021 mendatang. Pelaksanaan vaksinasi massal ini dilaksanakan Kohati PB HMI bekerja sama dengan Polda NTB.

Koordinator KAHMI Lobar H. Lalu Winengan menjelaskan, vaksinasi akan dilaksanakan di Gedung  Seni dan Budaya Narmada. Ada sekitar 2.500 dosis vaksin yang akan disiapkan, pelaksanaan vaksinasi nantinya akan dihadiri juga oleh Ketua PB Nahdlatul Ulama (NU). ” Vaksinasi massal oleh Kohati PB-HMI bekerjasama dengan Polda NTB akan dihadiri oleh Ketum PB NU, ” tegas Winengan, Rabu, 29 September 2021.

Iklan

Vaksin ini akan menyasar semua masyarakat di Kecamatan Narmada, hal ini dilakukan untuk mempercepat target vaksin di Lobar sesuai dengan target yang sudah ditetapkan agar Lobar bisa mencapai 70 persen pada bulan Oktober. ‘’Ini dalam rangka mempercepat pelaksanaan vaksin di Lombok Barat, ” jelasnya.

Persiapan sudah mulai dilakukan dengan melakukan kordinasi bersama camat dan kepala desa yang ada di Kecamatan Narmada, agar memberikan informasi kepada warga masyarakat umum untuk mengikuti vaksinasi massal yang akan digelar nanti hari Sabtu mendatang. ” Tadi sudah kita rapatkan untuk persiapan,” jelas Winengan.

Sementara itu, Camat Narmada M Busyairi mengatakan, saat ini pihak sedang berusaha untuk mempercepat pelaksanaan vaksin di Kecamatan Narmada, selain kegiatan vaksin dari Pemerintah Lobar dengan program serbu vaksin yang akan dimulai tanggal 5 Oktober mendatang, pihaknya sedang mempersiapkan warga masyarakat yang akan divaksin melalui kegiatan HMI. ‘’Sedang dipersiapkan petugas pelaksananya, baik nakes dan tenaga administrasi, ” katanya.

Pihak kecamatan sudah melakukan koordinasi dengan puskesmas yang ada di Kecamatan Narmada, untuk para tenaga kesehatan, tidak hanya itu juga dilakukan koordinasi dengan Dukcapil untuk antisipasi NIK warga masyarakat yang belum online. ” Termasuk penggunaan modem untuk menunjang kelancaran input data warga saat kegiatan vaksin, ” tegas Busyairi.

Sementara itu, Kepala Desa Golong  H. M Zaenudin mengatakan, untuk Desa Golong pihaknya nanti akan menyiapkan 100 warga untuk menerima vaksinasi di vaksinasi massal HMI dan Polda NTB. “Kita rencanakan mengerahkan sekitar 100 orang warga masyarakat Desa Golong, “tegasnya.

Untuk capaian vaksinasi di Desa Golong, sudah mencapai 3.057 orang warga, saat ini pihak pemdes sedang melakukan pendataan warga yang belum vaksin berdasarkan basis data terpadu. ‘’Kita lagi mendata  keseluruhan warga melalui basis data terpadu untuk dapat data riil warga masyarakat yang sudah dan belum divaksin,’’ tegasnya.

Sementara itu, vaksinasi di wilayah NTB secara masif digenjot untuk menciptakan herd immunity. Dengan terciptanya kekebalan kelompok ini, akan memuutus mata rantai penyebaran Covid-19. Berdasarkan data Satgas Vaksinasi Provinsi NTB, hingga  Selasa (28/9), cakupan vaksinasi Covid-19 di NTB, untuk dosis I mencapai 1.346.380 (34,43 persen). Kemudian dosis 2, sebanyak 510.852 (13,06 persen) dan dosis 3 (untuk nakes) sebanyak 18.532 (67,05 persen) . (her/rak)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional