190 Rumah Rusak Akibat Puting Beliung

Praya (Suara NTB) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) telah menyelesaikan pendataan kerusakan akibat terjangan angin puting beliung yang melandang Kota Praya dan sekitarnya, Selasa, 8 November 2016. Hasilnya, ada 190 rumah milik warga yang rusak akibat angin kencang tersebut. Sekitar seperempat diantaranya rusak parah.

“Total ada 190 rumah yang rusak akibat musibah angin puting beliung kemarin. Dari jumlah tersebut, ada seperempat di antaranya yang mengalami rusak parah,” ungkap Kepala BPDB Loteng, L. Nurpuri, Kamis, 10 November 2016. Sisanya mengalami kerusakan sedang dan ringan. Rata-rata kerusakan terjadi pada bagian atap rumah.

Iklan

Terhadap warga yang rumahnya rusak tersebut, pemerintah daerah sudah menyiapkan bantuan material bangunan. Namun bantuannya tidak menyeluruh. Hanya berupa bantuan stimulan kepada warga. Ia menjelaskan, kerusakan paling parah terjadi di wilayah Kota Praya. Karena konsentrasi terjangan angin puting beliung terjadi di wilayah Kota Praya.

“Kalau di wilayah di luar Kota Praya hampir bisa dikatakan tidak ada kerusakan serius,” jelasnya.

Disinggung terjangan angin puting beliung itu sendiri, Nurpuri mengaku di luar prediksi. Pasalnya, angin kencang disertai hujan petir memang sudah diprediksikan bakal terjadi akhir Bulan Oktober kemarin. Seiring dengan masuknya musim penghujan. Tetapi justru terjadi di bulan November.

Pihaknya pun mengingatkan kepada warga untuk tetap waspada. Akan bahaya terjangan angin puting beliung susulan. Mengingat, kondisi cuaca saat ini sangat sulit diprediksikan. Bisa jadi puting beliung disertai hujan lebat, kembali menerjang.

“Sekarang kondisi cuaca sangat sulit diprediksi. Jadi kita berharap masyarakat tetap waspada. Akan datang hujan lebat dan angin kencang,” tambahya. (kir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here