171 Tenaga Kesehatan Diusulkan Dapat Insentif Pusat

Muzakir Langkir (Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Sebanyak 171 tenaga kesehatan yang ditugaskan menangani pasien Covid-19 di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) diusulkan memperoleh insentif dari pemerintah pusat. Usulan ini disampaikan karena ada kemungkinan dihentikannya pemberian insentif yang bersumber dari anggaran daerah.

Hal itu disampaikan Direktur RSUD Praya, dr. Muzakir Langkir, kepada Suara NTB, Rabu, 17 Juni 2020.

Iklan

Ia menjelaskan, untuk insentif bulan April dan Mei insentif tenaga kesehatan dibayarkan dari anggaran penanganan Covid-19 Loteng dan sudah disalurkan sebelum Lebaran kemarin. Sementara untuk insentif bulan Juni dan seterusnya, diusulkan ke pemerintah pusat, sehingga untuk saat ini belum bisa dibayar.

“Kalau hanya mengandalkan anggaran daerah untuk membayar insentif tenaga kesehatan, kemungkinan tidak akan mampu, sehingga dialihkan pengusulannya ke pemerintah pusat,” jelasnya.

Langkir mengatakan, besaran insentif masing-masing tenaga kesehatan berbeda sesuai dengan regulasi yang ada. Untuk tenaga perawat misalnya maksimal Rp 5 juta per orang, dokter umum Rp 10 juta serta dokter spesialis Rp 15 juta.  “Tapi karena kemampuan anggaran daerah terbatas, maka insentif yang dibayarkan kepada tenaga kesehatan Loteng yang kemarin, tidak sampai sebesar itu,” akunya, seraya menambahkan, kalau anggaran pusat, besaran insentif bisa maksimal sesuai batas maksimal yang ada.

Lebih lanjut, Langkir menjelaskan, semua tenaga kesehatan merupakan tenaga kesehatan yang terlibat dalam penanganan pasien Covid-19, baik itu yang ditugaskan di RSUD Praya, Rumah Karantina ataupun puskesmas. “Kalau yang tidak terlibat dalam penanganan Covid-19, tidak diusulkan sebagai penerima insentif,” pungkasnya.

Mengenai waktu pencairan insentif bagi tenaga kesehatan, pihaknya belum bisa memastikan, karena tergantung dari pemerintah pusat. (kir)

  Izin Praktik Dokter di Mataram Diduga Banyak Kedaluwarsa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here