1,7 Miliar Ton Potensi Mineral Di Tambang Raksasa Dompu

Ilustrasi komoditas emas. (Gambar oleh Steve Bidmead dari Pixabay)

Mataram (Suara NTB) – Tak hanya menyerap ribuan tenaga kerja. Tambang bawah tanah raksasa di Dompu, juga akan mengeruk cadangan emas dan tembaga dalam jumlah yang sangat fantastis. Deposit di sana diperkirakan mencapai 1,7 milliar ton dan mineral yang akan dieksploitasi adalah tembaga, emas, serta logam ikutan lainnya.

Informasi itu disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB, Ir. H. Mohammad Rum, MT kepada Suara NTB, Senin, 13 Juli 2020.
Tambang raksasa di Dompu ini akan dikelola oleh PT. Sumbawa Timur Mining (STM). Saat ini, mereka tengah menuntaskan sejumlah persyaratan untuk melanjutkan rencana mereka. “Mereka sangat serius. Dia sudah mengeluarkan biaya puluhan miliar rupiah di sana,” kata Rum.

Iklan

Rum menjelaskan, PT. STM akan memulai studi kelayakan konstruksi tambang raksasa bawah tanah di Dompu ini. Menurut rencana, pada 15 Agustus 2020 mendatang, STM akan kembali melanjutkan eksplorasi karena sudah mengajukan perpanjangan izin eksplorasi ke Kementerian ESDM.
‘’Dia sudah minta perpanjangan izin eksplorasi ke Kementerian ESDM. Insya Allah 15 Agustus sudah jalan,” sebutnya.

Menurutnya, dengan jumlah 1,7 miliar ton mineral, potensi cadangan emas dan tembaga yang terkandung di kawasan tersebut lebih besar dibandingkan potensi emas dan tembaga di tambang Batu Hijau Sumbawa Barat milik PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT).

Berdasarkan perkiraan sumber daya mineral yang dilakukan STM per Desember 2019, total sumber daya mineral tertunjuk sebesar 0,76 miliar ton. Masing-masing 0,93 persen tembaga dan 0,56 g/t emas. Serta total sumber daya mineral tereka sebesar 0,96 miliar ton. Masing-masing 0,87 persen tembaga dan 0,44 g/t emas.

Angka tersebut setara dengan total 1,7 miliar ton mineral. Masing-masing 0,89 persen tembaga dan 0,49 g/t emas. Selain sumber daya mineral di atas, target eksplorasi di sekitar area juga telah ditetapkan sebesar 0,6 – 1,7 miliar ton. Masing-masing 0,2 – 0,7 persen tembaga dan 0,1-0,3 g/t emas.

  Subkon Operator Tambang Batu Hijau Diharap Berkantor di Luar ‘’Site’’

PT. STM adalah pemegang KK generasi ke-7 untuk Proyek Hu’u di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu. PT. STM merupakan perusahaan patungan antara Eastern Star Resources Pty Ltd yang memiliki saham 80 persen. Eastern Star Resources Pty Ltd merupakan anak perusahaan yang 100 persen sahamnya milik Vale SA. Selain itu, 20 persen saham PT. STM dimiliki PT. Antam Tbk. (nas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here