16 Anak Muda NTB Siap Kuliah di Tiongkok

Konjen RRT di Denpasar, Gou Houdong menyerahkan cinderamata kepada Wagub NTB, Hj.Sitti Rohmi Djalilah. (Suara NTB/humasntb)

Mataram (Suara NTB) – Sebanyak 16 orang anak muda NTB siap diberangkatkan untuk melanjutkan kuliah ke Tiongkok. Dari 16 orang, 11 orang diantaranya untuk beasiswa jenjang S1 dan lima sisanya untuk jenjang S3.

Demikian disampaikan, Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (Konjen RRT) di Denpasar, Gou Houdong, kepada wartawan di Mataram, Senin, 24 Juni 2019.

Iklan

Para anak muda ini katanya, merupakan bagian dari rencana Pemprov NTB menyiapkan 1.000 beasiswa ke Tiongkok. ‘’Ini baru sebagian kecil (16 orang) beasiswa yang disiapka pemerintah kami karena waktu seleksinya relative mepet. Tahun depan (2020), akan lebih banyak lagi yang kami terima,’’ jelasnya.

Para anak muda ini, akan disebar di sejumlah perguruan tinggi di Tiongkok. Bidang ilmu yang mereka pilih melalui beasiswa ini juga beragam.

Gou Haodong menegaskan Pemerintah Tiongkok sangat membuka diri bagi mahasiswa Indonesia, khususnya NTB yang ingin kuliah di Tiongkok.
“Para mahasiswa ini akan kuliah di sejumlah kampus di Tiongkok. Bahkan, kami tidak membatasi kampus mana. Mereka tinggal memilih kampus mana yang diinginkan sesuai bidang keahlian yang disukai,” katanya.

Gou Haodong mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB dalam menyekolahkan putra putri NTB untuk melanjutkan kuliah ke luar negeri, salah satunya Tiongkok. Hal ini dilihat dari target Pemprov NTB yang ingin mengirimkan 1.000 orang mahasiswa untuk kuliah ke Tiongkok.

‘’Memang untuk tahap pertama ini kuotanya masih terbatas. Mungkin tahun depan kita akan siapkan lebih banyak lagi kuota untuk anak-anak NTB kuliah di Tiongkok. Dan kami siap membantu NTB tidak hanya dalam bidang pendidikan tetapi bidang lain seperti teknologi dan ekonomi,” katanya.

Sekretaris Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) NTB, Sri Astuti di Mataram, menambahkan para anak muda ini mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Tiongkok. Calon mahasiswa jenjang S1 yang akan berangkat ke Tiongkok ini, merupakan lulusan dari sejumlah SMA/SMK di kabupaten/kota di NTB, seperti dari Kota Mataram, Lombok Tengah dan Sumbawa. Sedangkan, mahasiswa jenjang S3 merupakan tenaga dosen di sejumlah universitas di NTB.

Mereka yang akan berangkat ini sudah mengikuti proses seleksi yang dimulai sejak Maret 2019. Dijadwalkan, para penerima beasiswa ini akan diberangkatkan pada bulan September 2019. Namun, sebelum berangkat, para mahasiswa terlebih dahulu dibekali bahasa Mandarin dan diperdalam kembali di Tiongkok selama satu tahun.

Kemarin Gou Houdong dan rombongan juga bersilaturahmi dengan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd di ruang kerjanya, Senin, 24 Juni 2019. Konjen RRT mendukung program pengiriman anak-anak muda NTB belajar ke luar negeri, salah satunya ke Tiongkok.

Dalam kunjungannya ke NTB, Konjen RRT menjajaki peluang kerjasama dalam bidang ekonomi dan pariwisata. Bahkan, Konjen RRT juga sempat menyinggung soal wacana pembangunan kereta gantung ke Rinjani.

Kepala Biro Kerjasama Setda NTB, M. Nur Aulia, S. STP menjelaskan kedatangan Konjen RRT ke NTB dalam rangka menghadiri Kejuaraan Dansa Internasional yang diselenggarakan di kawasan wisata Senggigi Lombok Barat (Lobar). Kemudian, Konjen RRT juga menyempatkan diri bersilaturahmi dengan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah.

“Beliau juga berencana naik ke Gunung Rinjani. Sambil penjajakan kerjasama ekonomi dan pariwisata untuk ke depannya,” tutur Aulia dikonfirmasi Suara NTB. (nas)