15 Ribu Lebih Dokumen Kependudukan di Lobar Dimusnahkan

Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid bersama asisten I, Kadisdukcapil, dan jajaran memusnahkan belasan ribu dokumen kependudukan.

Giri Menang (Suara NTB) – 15 ribu dokumen kependudukan, di antaranya KTP elektronik, akta kelahiran dan kartu keluarga (KK) dimusnahkan oleh pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil). Dokumen kependudukan yang merupakan akumulasi tahun 2020 dan 2021 itu dimusnahkan karena tidak terpakai lagi.

Pemusnahan dilakukan langsung oleh Bupati Lombok Barat (Lobar), H. Fauzan Khalid didampingi Asisten I, H. Agus Gunawan, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat, M. Hendrayadi dan disaksikan Kepala Bappeda, Kepala BPKAD dan beberapa kepala bidang, serta jajaran Dukcapil.

Iklan

Pemusnahan digelar di halaman kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Lombok Barat, Jumat, 25 Juni 2021. Kepala Dinas Dukcapil, M. Hendrayadi mengatakan, pemusnahan KTP, KK, serta akta dilakukan sejak tahun 2020 sampai 2021. “Lebih dari 15 ribu keping dimusnahkan hari ini dan ini pertama kali di tahun 2021,” katanya.

Ia menambahkan, KTP elektronik yang dimusnahkan disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya perubahan alamat, status, habisnya masa berlaku, rusak, dan lainnya. Sehingga setelah dilakukan pergantian dengan yang baru, KTP asli otomatis ditarik.

“Langkah ini dilakukan guna menghindari penyalahgunaan dari hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap mantan Kepala Dinas Dikbud Lombok Barat itu.

Sementara, Bupati Lobar H. Fauzan Khalid sebelum melakukan pemusnahan belasan ribu dokumen kependudukan itu menekankan kepada seluruh operator dan pelayanan supaya tetap melayani masyarakat. “Siapapun yang datang ke kecamatan harus dilayani perekaman, jangan mengubah data dengan inisiatif sendiri karena namanya dokumen yang memiliki hak mengubah itu adalah pengadilan. Presiden pun tidak boleh, termasuk dokumen kependudukan lainnya,” ucapnya. (her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional