14 Negara Ikuti Kejuaraan Paralayang Internasional di Mantar KSB

Mataram (suarantb.com) – Variasi lanskap yang dimiliki NTB dengan dikelilingi  berbagai pemandangan yang indah, sangat cocok untuk aero sport berkelas dunia. Dengan karunia keindahan tersebut,  NTB berpeluang  menjadi surga para penggemar olahraga paralayang dunia.

Hal tersebut dikatakan Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin,SH.,M.Si pada acara pembukaan Kejuaraan Paralayang Internasional Mantar Paragliding XC Open, Selasa, 18 Juli 2017 malam di Desa Mantar, Kecamatan Pototano Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Kejuaraan paralayang ini diikuti oleh 14 negara.

Iklan

Kegiatan ini juga diikuti sekitar 50 pilot paralayang dari berbagai klub di Indonesia untuk kategori fun dan pemula. Sebagai kegiatan tahunan yang digelar Pemprov NTB, kejuaraan paralayang kali ini merupakan sport tourism yang ketiga kalinya dilaksanakan.

Wagub mengatakan untuk mengenalkan keindahan dan keramahtamahan  pariwisata  NTB ke seluruh dunia, mesti dilakukan melalui berbagai event termasuk  olahraga paralayang. Event ini sekaligus juga untuk memajukan dunia paragliding Indonesia.

Ia berharap kejuaraan ini akan  terbangun semangat berkompetisi, sekaligus juga  ikatan persaudaraan yang semakin erat antar sesama penggemar paragliding. “ Jadikan pengalaman mengikuti turnamen sebagai sebuah alasan untuk memacu diri, terus berprestasi, sekaligus membangun jiwa sportivitas dalam berkompetisi,” pesan Wagub.

Sementara itu, Wakil Presiden Asian Continental Paragliding Association (ACPA), Nixon Ray mengatakan, kegiatan ini akan mengangkat nama Mantar ke dunia internasional. Selain itu juga   meningkatkan kualitas para pilot Paralayang Indonesia, termasuk menambah jam terbangnya. “Spot di Mantar ini sangat bagus sekali, world class. Di Indonesia baru ada dua lokasi seperti ini, Mantar, dan satunya lagi di Palu, Provinsi Sulawesi Tengah,” katanya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Kemenpar, Esthy Reko Astuti yang hadir pada kesempatan tersebut berharap, kerja sama dengan PT AMNT ini terus berjalan dengan baik demi pengembangan sport tourism di Indonesia. “Kami berharap di dalam Mantar Paragliding XC Open ini kita bisa bersama-sama melakukan promosi. Kami juga memiliki media yang bisa dimanfaatkan untuk mengekspos program sport tourism,” ujar Esthy.

Ia menyampaikan pesan Menteri Pariwisata, Arief Yahya bahwa kejuaraan paralayang internasional di Desa Mantar KSB ini merupakan kesempatan emas untuk promosi destinasi KSB dan NTB secara keseluruhan.  ” Dari event berkelas dunia ini, Mantar bisa terekspos, juga tamu yang dapat menikmati destinasi wisata lainnya, ” ungkapnya. Seraya mengingatkan  pentingnya upaya untuk terus meningkatkan aksesibilitas wilayah KSB dan pulau Sumbawa pada umumnya. (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional