138 Pegawai di KSB Dimutasi

Taliwang (Suara NTB) – Mutasi pegawai di lingkungan pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akhirnya terjadi. Tak tanggung-tanggung pada mutasi perdana di bawah kepemimpinan bupati KSB Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM dan Wakil Bupati Fud Syaefuddin, ST ini, sebanyak 138 pegawai dirotasi serta mendapat promosi jabatan.

Kegiatan mutasi yang terlaksana, Jumat, 16 September 2016 itu terhitung paling banyak karena selain jumlahnya mencapai ratusan pegawai, para pejabat yang terkena pun mulai merata mulai eselon II hingga pejabat eselon V. Di mana berdasarkan berkas dokumen mutasi, pejabat Eselon II.b yang bergeser sebanyak delapan orang, Eselon III.a sebanyak 19 orang, Eselon III.b sebanyak 18 orang, Eselon IV.a sebanyak 67 orang, Eselon IV.b sebanyak 24 orang, dan Eselon V.a sebanyak dua orang.

Iklan

Di jajaran eselon II sendiri, delapan orang pejabat yang bergeser itu, Ibrahim, S.Sos yang sebelumnya menjabat kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) pada jabatan barunya ditunjuk menjadi Asisten Tata Praja dan Pemberdayaan Sekretariat Daerah (Setda) KSB (Asisten I); Drs. Burhanuddin yang sebelumnya menjabat staf ahli bupati bidang kemasyarakatan mengisi jabatan Asisten Ekonomi Pembangunan Setda KSB (Asisten II); berikutnya Ir. H. Abbas, kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) dipindah menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan; H. Mashur Yusuf, MT Asisten II pada jabatan barunya ditunjuk sebagai kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dihsubkominfo), Manawari, S,Sos dari kepala Dishubkominfo dipindah menjadi kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluh Pertanian Peternakan dan Kehutanan (BKP5K) yang ditinggalkan Ir. H. Mansyur Sofyan yang selanjutnya ditunjuk menjadi kepala DKPP KSB.

Berikutnya ada Drs. Mulyadi yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dipercaya mengisi jabatan kepala BPMPD yang ditinggalkan Ibrahim. Dan terakhir ada Drs. H. Hamzah yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan mengisi jabatan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang ditinggalkan oleh Drs. Thalib Abdullah yang telah memasuki masa pensiun.

Bupati KSB H.W. Musyafirin yang memimpin langsung kegiatan mutasi ini dalam sambutannya menyatakan, bahwa proses ini adalah sesuatu yang lumrah di internal pegawai. Kendati demikian, sejumlah harapan tetap digantungkan kepada para pegawai yang dilantik. Bahwa pada jabatan barunya nanti seluruh pegawai bisa mengawal secara maksimal program pemerintah. “Kegiatan ini saya rasa berat karena ada harapan terbaik yang kita inginkan kepada setiap pegawai yang kita percaya memegang jabatan. Makanya biar kita diberi kesempatan bisa melakukannya sejak Agustus, perlu pertimbangan mendalam sehingga baru sekarang dapat terlaksana,” cetus bupati.

Ia menyatakan, bagi pegawai yang dilantik maupun tidak pada hari ini agar tetap bekerja maksimal. Dan bagi mereka yang belum dilantik agar tak berkecil hati sebab masih memiliki kesempatan selama tiga bulan ke depan untuk memperlihatkan kemampuannya dalam memegang amanat jabatan serta bekerja serius sehingga kelak dapat diberikan tanggung jawab jabatan yang lebih baik.

“Akhir tahun ini kita akan lakukan mutasi lebih besar lagi untuk mengisi personel SKPD yang baru. Saat itu kita akan pastikan pegawai yang ditempatkan sesuai dengan kemampuan kerjanya masing-masing,” tegas bupati. (bug)