13 Positif Baru, Tujuh Nakes Puskesmas Seteluk

Infografik Covid-19 KSB tanggal 19 Januari 2021. (Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali mencatatkan kasus positif Covid-19 terbanyak di bulan Januari ini. Berdasarkan rilia yang diumumkan pada, Selasa malam, 19 Januari oleh Satgas Provinsi NTB, terdapat 13 kasus positif baru yang berasal dari KSB.

Masih dalam rilis tersebut, ke-13 pasien baru itu terdata di 5 kecamatan. Terbanyak dari kecamatan Seteluk sebanyak 6 kasus, Poto Tano dan Brang Rea masing-maisng 2 kasus dan dari kecamatan Brang Ene serta kecamatan Sekongkang terdapat masing-masing 1 kasus konfirmasi positif Covid-19.

Iklan

Juru bicara Satgas Covid-19 KSB, H. Tuwuh yang dikonfirmasi, Rabu, 20 Januari 2021, menjelaskan, untuk kasus konfirmasi dari kecamatan Seteluk, seluruhnya adalah tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di Puskesmas setempat. “Yang di Seteluk itu adalah Nakes Puskesmas,” ungkapnya kepada wartawan.

Terhadap para Nakes Puskesmas yang terpapar, H. Tuwuh mengaku belum bisa memastikan apakah hal itu terjadi karena penularan antar sesama atau tidak. Namun yang jelas, sebagai kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) KSB dirinya telah menginstruksikan pembatasan pelayanan di Puskesmas Seteluk.

Terhitung hari ini, Puskesmas Seteluk hanya membuka layanan kesehatan rawat jalan dan layanan Unit Gawat Darurat (UGD) terbatas hingga pukul 16.00 wita setiap harinya. “Kalau rawat inap saya perintahkan ditiadakan dulu karena Nakes yang bertugas tidak lengkap. Pembatasan ini akan kita lakukan sampai semua Nakes yang terpapar dinyatakan sembuh,” terangnya.

Kembali pada kasus positif yang bertambah banyak, H. Tuwuh selanjutnya menyampaikan, fenomena itu lebih dipicu karena lalainya masyarakat menerapkan disiplin protokol kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19. Selama ini, sejak tidak diberlakukan pembatasan sosial. Masyarakat tidak lagi memperhatikan secara serius aspek-aspek keamanan diri ketika berada di luar rumah. “Kan sekarang sudah tidak ada pembatasan. Satgas sekarang fokus pada penegakan disiplin penerapan Prokes Covid. Tapi masyarakat yang kemudian banyak yang abai,” timpalnya.

Hal ini lanjut dia, sebenarnya telah dilakukan evaluasi oleh Satgas Covid-19 kabupaten. Dan hasilnya diperlukan kegiatan intens menggelar operasi pendisiplinan di tengah masyarakat. “Kita mau seperti di awal-awal melakukan pembatasan kami rasa sudah sulit. Sekarang pendisiplinan yang harus masif agar masyarakat terasadarkan betapa masih bahayanya virus corona itu,” pungkasnya.

Sementara itu dengan adanya tambahan 13 kasus positif baru. Jumlah pasien Covid-19 di KSB yang masih menjalani karantina dan perawatan sebanyak 40 orang. Rinciannya 15 pasien asal kecamatan Seteluk, 14 pasien di kecamatan Taliwang, 4 pasien di kecamatan Poto Tano, 3 orang asal kecamatan Brang Rea, kecamatan Maluk 2 pasien dan di kecamatan Brang Ene serta Sekongkang masing-masing 1 orang pasien.(bug)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional