13 Kecamatan di Lotim Kembali Zona Merah

Infografis. (Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Kasus penyebaran virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) kembali mengkhawatirkan. Pasalnya, berdasarkan perkembangan Covid-19 per tanggal 16 Juli 2020, tercatat 13 kecamatan di Lotim kembali zona merah.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lotim, H. Pathurrahman, M.Kes, Kamis, 16 Juli 2020 mengatakan, terjadinya penambahan jumlah kasus tersebut dikarenakan Kabupaten Lotim memiliki alat swab Covid-19 di RSUD dr. R. Soedjono Selong. Sehingga pasien yang sebelum dinyatakan reaktif cepat untuk dilakukan swab.

Iklan

Adapun 13 kecamatan yang saat ini berstatus zona merah, di antaranya Kecamatan Aikmel 1 orang, Sikur 2 orang, Terara 1 orang, Sukamulia 3 orang, Sakra 1 orang, Sakra Barat 1 orang dan Sambelia 7 orang. Selanjutnya Kecamatan Pringgabaya 7 orang, Wanasaba 7 orang, Suralaga 1 orang, Labuhan Haji 1 orang, Selong 4 orang dan Keruak 1 orang.

Sementara untuk kecamatan zona kuning yang terdapat Pasien Dalam Pengawasan (PDP), terdiri atas Kecamatan Pringgasela 2 orang, Montong Gading 1 orang, Jerowaru 1 orang, dan Kecamatan Lenek 4 orang. Sedangkan untuk wilayah zona hijau, yaitu Kecamatan Sembalun, Suela, dan Kecamatan Sakra Timur.

Terjadinya penambahan kasus ini, kata Pathurrahman, maka sudah semestinya masyarakat konsisten untuk menerapkan protokol kesehatan dengan mencuci tangan pakai sabun, konsumsi gizi seimbang dengan perbanyak makan sayur dan buah, menjaga jarak kontak fisik, hindari kerumunan, serta selalu menggunakan masker terutama ketika berada di tempat umum. (yon)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional