10 Nakes Terpapar Covid-19, RSUD Kota Bima Tutup Pelayanan 14 Hari

H. Abdul Malik. (Suara NTB/Dok)

Kota Bima (Suara NTB) – Pelayanan di RSUD Kota Bima akan ditutup selama 14 hari kedepan. Penutupan tersebut menyusul adanya 10 Tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di RSUD setempat awal pekan ini.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kota Bima,  H. Abdul Malik S.P MM, mengakui pelayanan RSUD Kota Bima sementara ditutup karena ada Nakes yang terpapar Covid-19 pada Senin, 2 November 2020.

Iklan

Malik mengatakan berdasarkan laporan yang diterima dari Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Provinsi NTB, jumlah kasus yang terpapar Covid-19 di Kota Bima, ada penambahan sebanyak 15 pasien.

“Tambahan jumlah kasus Covid-19 ada 15 pasien, 10 diantaranya Nakes bertugas di ruang UGD dan pelayanan Poli RSUD Kota Bima,” katanya, Selasa, 3 November 2020.

Lantaran adanya 10 Nakes yang terpapar Covid-19, untuk sementara RSUD Kota Bima ditutup,  termasuk pelayanan di ruang UGD selama 14 hari yang dimulai sejak 4 sampai dengan 18 November 2020 mendatang. “Selama 14 hari, RSUD Kota Bima tidak menerima pasien termasuk pasien UGD,” ujarnya.

Abdul Malik menjelaskan berdasarkan penelusuran yang dilakukan, riwayat penularan Covid-19 terhadap 10 Nakes itu diduga dari pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) yang pernah menjalani perawatan dan pengobatan di RSUD Kota Bima. “Penularan OTG. Saat ini sedang dilakukan penelusuran kontak terhadap keluarga terdekat para Nakes,” ujarnya.

Selain RSUD Kota Bima, pelayanan sebagian ruang atau kamar di RSUD Bima juga ditutup. Hal itu lantaran ada Nakes yang bertugas di kamar operasi terkonfirmasi Covid-19. “Kamar atau ruang operasi kita tutup sementara karena ada petugas yang terpapar Covid-19,” kata Humas RSUD Bima, dr. H. M. Akbar.

Akbar mengaku, pasien terutama yang membutuhkan pelayanan operasi di RSUD Bima kini dialihkan ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjut (FKTL) terdekat seperti ke Rumah Sakit Dompu, Sumbawa dan Mataram. “Untuk sementara layanan operasi dialihkan ke RS Dompu Sumbawa atau Mataram,” pungkasnya. (uki)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional