‘’Speed boat’’ Terbakar di Teluk Nare, Tiga Korban Luka

Speed boat yang terbakar di Teluk Nare, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Kamis, 17 Januari 2019. (Suara NTB/ist) 

Mataram (Suara NTB) – Speed boat Tiger Sport 02 terbakar di sekitar Perairan Teluk Nare, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Kamis, 17 Januari 2019. Musibah itu terjadi pukul 17.30 Wita. Hingga berita ini ditulis petang kemarin dilaporkan tiga crew dan penumpang perahu motor itu mengalami luka bakar.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan laut itu ditindaklanjuti anggota Resmob Polres Lombok Utara bersama petugas piket SPK III Polsek Pemenang. Tim dari Polairud juga terjun ke TKP untuk upaya penyelamatan.

Iklan

‘’Tim menuju TKP melakukan penyelamatan speed boat Tiger Sport 02 itu di perairan Teluk Nare,” kata Humas SAR Mataram, Lanang Wisnuwardhana kepada Suara NTB petang kemarin.

Sesuai laporan yang diterimanya, speed boat berangkat dari Pelabuhan Teluk Nare menuju Gili Trawangan. Sekitar dua menit perjalanan menjauh dari dermaga, tiba tiba asap mengepul dari speed boat. ‘’Di tengah laut boat tersebut mengalamai kebakaran,’’ kata Lanang.

Dalam speed boat ada empat orang penumpang. Diantaranya Lalu Hamzan diketahui sebagai kapten. Anak Buah Kapal (ABK) Maryadi, serta penumpang Reza dan Abdul Hamid. “Dari kejadian itu, yang mengalami luka bakar adalah penumpang bernama Reza, Abdul Hamid dan ABK Maryadi,” sebutnya.

Sementara korban luka bakar langsung dilarikan ke Puskesmas Pemenang. Kapten boat langsung di bawa pulang ke kediamannya di Desa Malaka karena mengalami shock.

Dihubungi terpisah Kapolres Lombok Utara AKBP Herman Suriyono mengungkapkan, speed boat Tiger Sport berangkat dari pelabuhan tidak resmi di sekitar Teluk Nare.

‘’Di pertengahan perjalanan, speed boat mati mesin akibat kehabisan bahan bakar. Crew ada yang mengisi bahan bakar. Rupanya, saat pengisian, bahan bakar ada yang tercecer ke lantai speed boat,’’ kata Kapolres soal kronologi kejadian.

Ketika mesin dihidupkan, tiba tiba ada muncul percikan api dan menyambar bensin yang tumpah. Api seketika menyambar ke tangki bahan bakar. Saat itu juga api berkobar cepat meski berusaha dipadamkan ABK yang panik. Api bahkan menyambar crew serta penumpang. Panik, boat man, crew dan penumpang loncat ke laut berusaha menyelamatkan diri.

Korban mengalami luka bakar paling parah dialami Maryadi, mencapai 60 persen. Sedangkan Reza Zulmi dan Abdul hamid, luka bakar10 sampai 18 persen.

Speed boat sudah ditarik petugas ke tepi pantai. Kasus itu masih dalam penyelidikan Polres Lombok Utara. (ars)