‘’Launching’’ Pertanian Hidroponik Mewujudkan ‘’Mataram Cemerlang’’ Bersama Hj. Selly Andayani

Hj.Putu Selly Andayani (Suara NTB/ist)

BERSAMA Keluarga Alumni Fakultas Ekonomika Gadjah Mada (Kafegama) Cabang NTB, Dra.Hj. Putu Selly Andayani, M.Si me-launching  pertanian hidroponik di Lingkungan Dasan Cermen Barat, Kelurahan Dasan Cermen, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, Sabtu ( 8/2). Program pertanian hidroponik yang diresmikan ini, merupakan salah satu ihktiar Hj.Selly untuk mewujudkan ‘’Mataram Cemerlang’’

Dalam sambutannya, Hj, Selly yang juga Ketua Kafegama NTB mengungkapkan, pertanian hidroponik yang di-launching ini merupakan percontohan dan sebagai solusi pertanian di perkotaan.

Iklan

Menurut Hj.Selly, Kafegama NTB hadir memberikan solusi kepada masyarakat perkotaan, dengan cara melatih generasi milenial perkotaan untuk menjadi petani kota. ‘’ Untuk yang pertama ini (sebagai percontohan),  kita mulai dari Dasan Cermen,’’ujarnya.

Hj.Selly yang juga Kepala Dinas Perdagangan NTB itu mengatakan, kegiatan budidaya pertanian hidroponik di Dasan Cermen merupakan rangkaian dari Kafegama Academy, yang telah digelar sejak November 2019 lalu. Pelatihan sudah dilaksanakan pada bulan November dan Desember tahun 2019, di Pondok Pesantren Darul Qur’an, Bengkel, Lombok Barat. Para peserta diberikan pelatihan tentang budidaya hidroponik, mulai pemahaman teori dan langsung praktik budidaya hidroponik.

Dipilihnya lokasi Dasan Cermen, sebagai proyek perdana percontohan pertanian hidroponik menurut istri anggota DPR RI dapil NTB H. Rachmat Hidayat, SH ini, karena Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Cermain, Kelurahan Dasan Cermen ini adalah binaan Kafegama NTB.

‘’Saat Kafegama Academy, ada lima generasi milenial Dasan Cermen yang mengikuti pelatihan. Mereka tergabung dalam Pokdarwis Cermain,’’ ujar Tanzilul Khodijah Amiroh (nama muslimah Hj.Selly). Ia berharap pertanian hidroponik di lokasi Pokdarwis Cermain yang menjadi percontohan, dapat ditiru masyarakat sekitarnya dan masyarakat Kota Mataram pada umumnya.

Pertanian melalui budidaya hidroponik,  selain menjadikan lingkungan asri juga juga sangat menguntungkan secara ekonomi. ‘’Saat ini saja, Kafegama NTB telah membina sejumlah petani hidroponik dan produknya sudah memiliki pasar terjamin di beberapa hotel dan supermarket,’’ jelas Hj. Selly.

Rata-rata permintaan sayur hidroponik melalui Kafegama NTB volumenya sampai 20 kg per hari. Harga jualnya Rp 20 ribu per Kg.

Sementara yang di launching Lingkungan Dasan Cermen Barat , ada dua instalasi dengan 500 lubang hidroponik. Satu kali panen akan menghasilkan sedikitnya 50 Kg sayuran. ‘’Artinya sekali panen ada pendapatan sebesar Rp1 juta,’’ ujarnya.

Ketua Harian Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) NTB dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A., MPH. mengapresiasi program yang diinisiasi Hj. Putu Selly Andayani tersebut. ‘’Ini sangat luar biasa. Kami dari Kagama NTB sangat bangga dan patut disyukuri oleh kita semua. Apa yang dilakukan teman-teman Kafegama ini perlu dicontoh oleh kita semua,’’ Eka.

Hadir juga dalam kegiatan launching hidroponik, Sekretaris Umum Kagama NTB Prof. Dr. Ir. Soekardono, S.U., Sekertaris Harian Kagama NTB Dr. Ir. Satrijo Saloko., M.P., Pengurus Karang Taruna Muda Berkarya Dasan Cermen, dan Pokdarwis Cermain serta masyarakat. (*)