Suara NTB » News » Dompu » Momen Wujudkan Generasi Emas dan Pemenuhan Hak Asuh Anak
<span style='color:#808080;font-size:82%'>Peringatan Hari Anak Nasional<p>Momen Wujudkan Generasi Emas dan Pemenuhan Hak Asuh Anak</span> <span style='color:#808080;font-size:82%'>Peringatan Hari Anak Nasional<p>Momen Wujudkan Generasi Emas dan Pemenuhan Hak Asuh Anak</span>
PETISI  - Wakil Bupati Dompu, Arifuddin, SH., didampingi seluruh FKPD saat menandatangani petisi dukungan Dompu sebagai kabupaten layak anak, Rabu (8/8). (Suara NTB/jun)
Dompu (Suara NTB) – Jika sebelumnya pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) anak hanya dilibatkan pada agenda puncak berbeda halnya dengan tahun ini. Anak... <span style='color:#808080;font-size:82%'>Peringatan Hari Anak Nasional<p>Momen Wujudkan Generasi Emas dan Pemenuhan Hak Asuh Anak</span>

Dompu (Suara NTB) – Jika sebelumnya pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) anak hanya dilibatkan pada agenda puncak berbeda halnya dengan tahun ini. Anak sebagai generasi penerus kini diberikan ruang seluas-luasnya untuk mengeksplorasi potensi yang dimilikinya dalam mengelola kegiatan. Harapannya, akan tercipta pewaris bangsa yang berkualitas dan mandiri.

Kadis DP3A Dompu, Hj. Daryati Kustilawati, SE., M. Si dalam sambutannya pada peringatan HAN di Gedung Samakai, Rabu (8/8), mengungkapkan, selain menjadi momen mewujudkan generasi emas yang berkualitas, kegiatan yang diikuti ratusan peserta didik dari berbagai satuan pendidikan ini dirangkai dengan pengukuhan Forum Anak Dompu, serta penandatanganan petisi dukungan Dompu sebagai kabupaten layak anak.

Di samping itu, momen ini sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam mendorong keluarga sebagai lembaga pertama dan utama dalam memberikan hak asuh dan perlindungan anak yang berkualitas, tentunya dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang komprehensif. “Sehingga nantinya akan bisa melahirkan generasi bangsa yang genius,” kata dia.

Memperingati momen tahunan ini, lanjut Daryati Kustilawati, DP3A sengaja mengangkat tema Anak Dompu GENIUS  (Gesit, Empati, Berani, Unggul dan Sehat), dalam pengertiannya anak Indonesia diharap Gesit dan Empati merespon perubahan yang sangat cepat disemua bidang ilmu pengetahuan, kemudian Berani menjaga hak-hak anak serta melaksanakan kewajban anak untuk mewujudkan cita-cita bangsa, terlebih semua anak Dompu harus Unggul disemua bidang kehidupan serta Sehat jasmani dan rohani.

Kadis DP3A Dompu, Hj. Daryati Kustilawati, SE, M. Si saat memberi sambutan pada peringatan Hari Anak Nasional di Gedung Samakai,

“Inilah yang menjadi tantangan buat kita semua. Hari ini memang puncak hari anak nasional tetapi sebelumnya telah banyak rangkaian kegiatan yang kita lakukan seperti lomba-lomba untuk meningkatkan kreativitas anak,” ungkapnya.

Wakil Bupati Dompu, Arifuddin, SH., yang turut mengadiri acara puncak tersebut menyampaikan, peringatan hari anak nasional tahun ini mesti menjadi motiviasi untuk meningkatkan kepedulian dan memastikan hak pokok anak terpenuhi, seperti hak perwatan, pengasuhan, pendidikan dan perlindungan dari tindak kekerasan ekploitasi dan diskriminasi. Hal itu sejalan dengan amant kostitusi yang menyatakan bahwa setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta terbebas dari kekerasan dan diskriminasi.

Dalam peningkatan kualitas pengasuhan anak ini, lanjut Arifuddin, pemerintah telah menempuh beberapa langkah pendekatan, seperti pengembangan Dompu sebagai kabupaten layak anak, memperluas pelayanan kesehatan, meningkatkan mutu pendidikan dan perekonmian masyarakat. “Dengan kabupaten layak anak itu diarahkan lingkungan serta sarananya dapat menuanikan fungsinya sebagai sarana pembina dan pengasuhan keluarga,” harapnya. (jun/*)

BERITA TERKAIT :

Tidak ada komentar sejauh ini.

Jadilah yang pertama untuk meninggalkan komentar di bawah ini .

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *