Suara NTB » News » Kota Mataram » Meningkat, Pengguna Narkoba di Mataram
Meningkat, Pengguna Narkoba di Mataram Meningkat, Pengguna Narkoba di Mataram
Kepala BNN Kota Mataram H. Nur Rachmat saat memberikan keterangan pers, di Mataram, Selasa, 10 Juli 2018. (Suara NTB/lin)
Mataram (Suara NTB) – Jumlah pengguna narkoba yang ditangani Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mataram meningkat dibandingkan tahun lalu. Peningkatannya mencapai 43 persen pada... Meningkat, Pengguna Narkoba di Mataram

Mataram (Suara NTB) – Jumlah pengguna narkoba yang ditangani Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mataram meningkat dibandingkan tahun lalu. Peningkatannya mencapai 43 persen pada semester pertama tahun 2018 ini. Pengguna juga banyak dari kalangan anak-anak yang berusia di bawah 18 tahun.

“Kenaikannya sebesar 43 persen dari tahun lalu pada periode yang sama. Dilihat dari jumlah semakin banyaknya korban penyelahgunaan narkoba dari berbagai kalangan. Terutama anak muda di bawah 18 tahun,” kata Kepala BNN Kota Mataram H. Nur Rachmat, di Mataram, Selasa, 10 Juli 2018.

Tahun lalu, pengguna narkoba di bawah umur hanya mencapai delapan persen. Namun tahun ini meningkat menjadi 38 persen. Ia melihat terjadi pergeseran sasaran pelaku pengedar narkoba. Mereka mulai menyasar anak-anak sekolah atau anak-anak di bawah umur.

Baca juga:  Peredaran Narkoba di NTB Diduga Dikendalikan Jaringan Malaysia dan Cina

“Berdasarkan analisa kami, kemungkinan pelaku pengedar narkoba ini mulai menyasar anak-anak. Inilah yang menjadi kekhawatiran kita bersama. Maka dari itu kita perlu bekerja keras untuk mencegah agar ini tidak semakin menyebar,” ujarnya.

Tahun lalu, pada Januari hingga Juni jumlah pengguna yang ditangani oleh BNN sebanyak 55 orang. Tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 79 orang. Para pengguna berasal dari semua kecamatan yang ada di Kota Mataram. Yang sudah menyelesaikan  program rehabilitas sebanyak 29 orang atau 36,7 persen.

“Kalau sebarannya itu hampir merata. Korban pengguna narkoba ini ada di semua kecamatan. Usianya juga beragam, tapi sekarang yang meningkat jumlahnya itu yang masih di bawah 18 tahun itu,” ujarnya.

Pihaknya sudah bekerjasama dengan berbagai OPD yang ada di Kota Mataram. Sehingga dapat melakukan sosialisasi tentang bahaya penggunaan narkoba ini dengan lebih maksimal. Termasuk melibatkan masyarakat untuk sama-sama berperang melawan narkoba.

Baca juga:  Peredaran Narkoba di NTB Diduga Dikendalikan Jaringan Malaysia dan Cina

“Kita juga harapkan kepada orang tua untuk turut mengawasi anak-anaknya. Karena narkoba ini sekarang sudah mulai masuk ke anak-anak di bawah umur. Kami dari BNN akan trus berupaya untuk terus menekan pengguna narkoba ini,” ujarnya.

Pihaknya juga sudah melakukan sosialisais dengan berbagai meida. Termasuk poster, banner dan baliho di tujuh titik yang ada di Kota Mataram. Dengan sasaran pengguna jalan dan sebarannya bisa mencapai 7.000 orang perhari. (lin)

BERITA TERKAIT :

Tidak ada komentar sejauh ini.

Jadilah yang pertama untuk meninggalkan komentar di bawah ini .

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *