Suara NTB » News » Politik » KPU Persilahkan Panwaslu Proses Oknum Komisioner Diduga Langgar Kode Etik
KPU Persilahkan Panwaslu Proses Oknum Komisioner Diduga Langgar Kode Etik KPU Persilahkan Panwaslu Proses Oknum Komisioner Diduga Langgar Kode Etik
Ketua KPU Lotim, M. Saleh (Suara NTB/yon)
Selong (Suara NTB) – KPU Kabupaten Lombok Timur (Lotim) sangat menyayangkan adanya oknum komisioner di KPU Lotim, TH yang diduga mengucapkan selamat kepada pasangan... KPU Persilahkan Panwaslu Proses Oknum Komisioner Diduga Langgar Kode Etik

Selong (Suara NTB) – KPU Kabupaten Lombok Timur (Lotim) sangat menyayangkan adanya oknum komisioner di KPU Lotim, TH yang diduga mengucapkan selamat kepada pasangan Dr. Zulkieflimansyah-Hj. Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) pada Pilgub NTB tahun 2018. Oknum komisioner tersebut menyampaikan ucapan tersebut satu hari pasca hari pencoblosan.

Terkait hal itu, KPU selaku penyelenggara Pemilu yang dituntut untuk bersikap netral menyerahkan sepenuhnya persoalan itu kepada Panwaslu. Ketua KPU Lotim, M. Saleh mengungkapkan, KPU sudah memberikan disposisi ke Panwaslu Lotim untuk memproses dan mengadili oknum komisioner KPU Lotim yang dinilai melanggar kode etik selaku penyelenggara Pemilu.

Saleh menyebutkan, pelanggaran etik yang dilakukan oleh salah satu oknum komisioner KPU masuk dalam DKPP Nomor 12 Tahun 2017 tentang kode etik. Dimana, selaku penyelenggara tidak diharuskan mengucapkan ucapan selamat terhadap salah satu pasangan calon ketika proses rekapitulasi perolehan suara belum final siapa yang menjadi pemenang pada suatu pesta demokrasi.

Baca juga:  Hasil Hitung Cepat Pilkada NTB, Zul-Rohmi Unggul

“Berbeda nanti ketika sudah final, bila perlu semua calon kita undang. Kita sama-sama bersalaman dan berikan ucapan selamat kepada pasangan calon yang unggul,” ujarnya.

Saleh menamambahkan, selaku penyelenggara Pemilu harus hati-hati dalam bertindak, berbuat dan berucap untuk menjaga keamanan dan ketertiban dalam suatu pesta demokrasi. Termasuk untuk menjaga kepercayaan publik terhadap KPU selaku penyelenggara KPU karena dituntut untuk tetap bersikap netral dengan tidak berpihak terhadap pasangan calon tertentu.

Baca juga:  Lancar, Distribusi Logistik Pilkada NTB Hingga ke TPS Terpencil

Diketahui, oknum komisioner KPU Lotim menyampaikan ucapan selamat kepada pasangan Zul-Rohmi atas kemenangannya di Pilgub NTB berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) lembaga survei yang belum menjamin kemenangan dari Paslon tertentu.

Padahal saat itu KPU Lotim maupun NTB belum melakukan rekapitulasi terkait perolehan suara Pilkada. Terlebih, ucapan selamat itu disampaikan pada salah satu WhatsApp Grup yang di dalamnya terdapat sejumlah pejabat, LSM, politisi serta pihak-pihak terkait lainnya. (yon)

BERITA TERKAIT :