Suara NTB » News » Dompu » BPJS Kesehatan Tetap Layani Pasien kendati Libur Lebaran
BPJS Kesehatan Tetap Layani Pasien kendati Libur Lebaran BPJS Kesehatan Tetap Layani Pasien kendati Libur Lebaran
Kasubag Umum dan Kepegawaian RSUD Dompu, Abdul Malik, S.Sos memperlihatkan pamflet program mudik nyaman bersama BPJS Kesehatan. (Suara NTB/ula)
Dompu (Suara NTB) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tetap buka saat masa cuti dan libur lebaran Idhul Adha 1439 H tahun 2018... BPJS Kesehatan Tetap Layani Pasien kendati Libur Lebaran

Dompu (Suara NTB) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tetap buka saat masa cuti dan libur lebaran Idhul Adha 1439 H tahun 2018 untuk memberikan pelayanan administrasi bagi peserta yang membutuhkan pelayanan medis di Rumah Sakit (RS). Bahkan BPJS memiliki program mudiknya dengan beberapa pelayanan saat cuti dan libur lebaran. Program ini memberi kemudihan bagi pasien yang berobat dan tidak khawatir dengan pembayaran saat dilayani di RSUD Dompu.

Direktur RSUD Dompu, dr H Syafruddin melalui Humasnya, Gunawan, A.Md.Pik kepada Suara NTB, Senin, 11 Juni 2018 mengungkapkan, BPJS Kesehatan memiliki program khusus pada masa libur lebaran tahun 2018 bernama ‘Mudik Nyaman bersama BPJS Kesehatan’. Dimana kantor BPJS Kesehatan tetap membuka pelayanan selama masa cuti bersama tanggal 11 – 14 dan 18 – 20 Juni 2018 pukul 08.00 – 12.00 wita untuk memberikan pelayanan administrasi khusus.

Diantara pelayanan yang akan diberikan dalam program mudik seperti pendaftaran peserta bagi bayu baru lahir segmen PPU anak pertama sampai ketiga, bayi baru lahir PBI APBN, Peserta PBI APBD (bagi Pemda UHC langsung aktif). “Kita di Dompu sudah UHC untuk kepesertaan BPJS Kesehatan, jadi bayi yang baru lahir akan langsung aktif kepesertaan BPJS-nya,” jelasnya.

Pelayanan juga diberikan untuk peserta yang melakukan perubahan data dan cetak kartu bagi pelaporan kelahiran bayi yang sudah didaftarkan saat masih dalam kandungan, perubahan segmen peserta pekerja penerima upah (PPU) menjadi peserta mandiri/PBPU, penerbitan kartu peserta karena hilang atau E – ID peserta mandiri/PBPU yang belum menerima kartu  JKN – KIS. Demikian juga untuk pelayanan pembayaran iuran reaktifasi virtuasi account (VA) peserta mandiri /PBPU, dan aktivasi peserta, serta pelayanan denda.

Program ini, lanjut Gunawan memberi kemudahan bagi pasien peserta BPJS Kesehatan yang mudik lebaran dan RSUD Dompu akan tetap memberikan pelayanan maksimal bagi setiap pasien termasuk saat libur lebaran. Pelayanan di RSUD selama libur lebaran akan dilakukan melalui IGD hingga 24 jam dengan menstandbykan dokter umum sebagai dokter jaga.

Ada beberapa isntalasi penunjang yang juga tidak libur dan tetap melayani pasien di RSUD Dompu seperti Laboratorium, Radiologi, Apotik, ICCU, OK, dan ruang rawat inap hingga bagian qizi. Instalasi ini akan menunjang pelayanan pasien di RSUD, sehingga tidak dikenakan libur walaupun sedang masa libur atau cuti bersama. “Kita bagi shift. Ada yang shift pagi, sore, dan shift malam,” katanya.

Dengan pola ini, lanjut Gunawan, dipastikan setiap pasien akan tetap mendapat pelayanan dari petugas. Selain perawat yang jaga, juga dokter umum juga standby untuk melayani pasien. Bahkan dokter spesial juga tetap memberikan pelayanan, walaupun melalui telpon. “Untuk konsultasi dokter spesialis dilakukan melalui sambungan telepon,” jelasnya.

Yang ikut libur sesuai masa cuti bersama bagi ASN dan aparatur pemerintah di RSUD Dompu, kata Gunawan hanya managemen dan bagian poli perawatan. Pihak managemen dan bagian poli ini tidak akan mempengaruhi bagian pelayanan. “Pelayanan tetap seperti biasa,” terangnya.

Terkait keberadaan pos pengamanan lebaran, dikatakan Gunawan, pihaknya tetap standby di RSUD untuk menerima limpahan pasien dari Puskesmas atau pasien yang dibawa langsung ke IGD. Namun pihaknya tetap berkoordinasi dengan pos pengamanan lebaran. “Yang jaga di pos pengamanan lebaran bersama aparat kepolisian, biasanya teman – teman dari Puskesmas,” ungkapnya.

Dokter yang ditugaskan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) tidak hanya harus memiliki sertifikat izin praktik sebagai dokter, tapi mereka juga diharuskan memiliki sertifikat Advanced Trauma Life Spot (ATLS). Sertifikat ini diperoleh dari program pelatihan bagi tenaga medis dalam pengelolaan kasus trauma akut, yang dikembangkan oleh American Colege of Surgeons. Program serupa ada untuk penyedia layanan yang lebih rendah seperti paramedis.

RSUD Dompu terus berbenah dalam memberikan pelayanan yang prima kepada pasien sesuai visinya mewujudkan pelayanan kesehatan yang prima dan profesional. Visi ini dijabarkan dalam 5 misi dan salah satunya menjadi pusat rujukan sarana kesehatan Kabupaten Dompu. Karenanya, manajemen RSUD Dompu berkomitmen untuk menghadirkan layanan kesehatan di Mataram ke RSUD Dompu, sehingga masyarakat tidak lagi terbebani oleh tambahan biaya ketika merujuk keluarga yang sakit. (ula/*)

BERITA TERKAIT :