Suara NTB » News » Lombok Barat » Kapal KMP Munic XI Kandas di Perairan Gili Nanggu
Kapal KMP Munic XI Kandas di Perairan Gili Nanggu Kapal KMP Munic XI Kandas di Perairan Gili Nanggu
EVAKUASI - Tim Pencarian dan Pertolongan mengevakuasi penumpang KMP Munic XI di Gili Nanggu Sekotong, Selasa, 15 Mei 2018 pagi. (Suara NTB/ist)
Giri Menang (Suara NTB) – Kapal Motor Penumpang (KMP) Munic XI yang bertolak dari Pelabuhan Padangbai Bali menuju Pelabuhan Lembar kandas di sekitar perairan Gili... Kapal KMP Munic XI Kandas di Perairan Gili Nanggu

Giri Menang (Suara NTB) – Kapal Motor Penumpang (KMP) Munic XI yang bertolak dari Pelabuhan Padangbai Bali menuju Pelabuhan Lembar kandas di sekitar perairan Gili Nanggu Sekotong. Kejadian ini terjadi Senin malam, 14 Mei 2018 sekitar pukul 22.00 WIta. Kapal yang mengangkut penumpang dan kendaraan ini diduga kandas lantaran air laut surut akibat kondisi cuaca.

Proses evakuasi berjalan alot akibat terkendala cuaca, sehingga memakan waktu 8-9 jam. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram, I Nyoman Sidakarya saat memantau langsung proses evakuasi dari atas kapal KN SAR 220 Mataram, menyatakan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram menerima laporan dari petugas VTS (Vessel Traffic System) pelabuhan terkait kecelakaan pelayaran, Senin (14/5) malam. “Menindaklanjuti laporan yang diterima, tim rescue diterjunkan ke lokasi kejadian dengan mengerahkan armada kapal KN SAR 220 Mataram berserta crew untuk melakukan evakuasi terhadap penumpang kapal naas tersebut,” ujarnya saat dihubungi, Selasa, 15 Mei 2018.

Setelah dilakukan evakuasi, Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seluruh penumpang kapal KMP Munic XI yang kandas di perairan Gili Nanggu Lombok Barat, Selasa, 15 Mei 2018. Dalam proses evakuasi menggunakan dua buah kapal yaitu KN SAR 220 Mataram milik Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram dan kapal KN 345 milik KPLP Lembar serta perahu karet (rubber boat).

Tim gabungan mengevakuasi penumpang dan dibawa menuju Pelabuhan penyeberangan untuk didata lebih lanjut. Disebutkan, seluruh penumpang dievakuasi hingga pukul 06.15 wita dalam keadaan selamat dengan total penumpang berjumlah 108 orang. Sebelumnya proses evakuasi berjalan alot.

Sementara Humas PT ASDP Lembar Denny N Putera, mengaku, pihaknya memperoleh informasi terkait kejadian ini sekitar pukul 23.00 Wita. Pihaknya belum tahu penyebab kandasnya kapal ini, sebab masih dilakukan penyelidikan oleh sahbandar. Untuk pengguna jasa dalam kapal terdapat 110 orang yang berhasil diselamatkan dan mereka sudah pihak oleh pihak perusahaan. “Tapi masih ada kendaraan di dalam kapal, rencananya akan ditarik menggunakan kapal,” kata Denny.

Kapal Munic XI ini sendiri bertolak dari Padangbai pukul 18.00 Wita dengan estimasi tiba di pelabuhan lembar pukul 22.30 WITA. Namun kapal ini Kandas di perairan Gili Nanggu. Begitu kejadian itu, pihak tim Pencarian dan Pertolongan langsung ke TKP untuk melakukan evakuasi. Namun sempat terkendala oleh cuaca dan alur, sehingga proses evakuasi baru bisa selesai Selasa pukul 06.30 Wita pagi.

Sementara itu Ketua Pokdarwis Sekotong Barat Sahnil mengaku khawatir dengan beberapa kejadian kapal kandas di sekitar perairan mengakibatkan kerusakan terumbu karang yang menjadi daya tarik di sekitar Gili. “Kami khawatir terumbu karang rusak, karena beberapa kali kapal kandas di sekitar perairan di Gili,” jelasnya.

Ia berharap agar pihak terkait bertanggung jawab jika terjadi kerusakan terumbu karang. Sebab kawasan wisata Gili yang ada di Perairan Sekotong menjadikan pemandangan bawah laut terumbu karang sebagai andalan yang dijual ke para pengunjung terutama bagi wisatawan asing. (her)

BERITA TERKAIT :

Tidak ada komentar sejauh ini.

Jadilah yang pertama untuk meninggalkan komentar di bawah ini .

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *