Suara NTB » News » Ekonomi » Syafii Efendi “Guncang” Lombok Timur
Syafii Efendi “Guncang” Lombok Timur Syafii Efendi “Guncang” Lombok Timur
Syafii Edendi  bersama 2.000 peserta Seminar Nasional Kewirausahaan dan Pemuda Mandiri 2018 bertemakan " Success With Millennial Generation " di Lombok Timur. (Suara NTB/bul)
Mataram (suarantb.com) – Pemuda adalah pemimpin peristiwa yang tidak boleh lemah dan harus memimpin peradaban. Pesan ini disampaikan untuk membakar semangat ribuan generasi emas... Syafii Efendi “Guncang” Lombok Timur

Mataram (suarantb.com) – Pemuda adalah pemimpin peristiwa yang tidak boleh lemah dan harus memimpin peradaban. Pesan ini disampaikan untuk membakar semangat ribuan generasi emas di Kabupaten Lombok Timur dalam Seminar Nasional Kewirausahaan dan Pemuda Mandiri 2018 bertemakan ” Success With Millennial Generation ” yang dilaksanakan pada Minggu, 13 Mei 2018 di Selong.

“Kita adalah pewaris negeri ini! Kita yang akan membersihkan negeri ini dari orang-orang bertangan kotor yang berniat jelek di negeri ini, negeri ini hancur, terpecah belah dan lemah jika di kendalikan oleh ia yg berniat kotor!,” demikian kalimat pembuka  Syafii Efendi, pembicara utama yang disambut tepuk tangan meriah dari ribuan peserta.

Seminar yang dihadiri oleh 2.000 lebih peserta dari unsur pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum ini sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.  Syafii Efendi dengan gaya khasnya selalu bisa mengajak ribuan peserta untuk bisa fokus dan konsentrasi ketika menerima materi.

Dalam materinya yang begitu padat, Syafii Efendi yang baru saja Menerima Rekor MURI Sebagai Pembicara Muda dengan Jadwal Seminar Frekwensi Terbanyak ini mengharapkan acara-acara pelatihan, seminar atau apapun yang bernuansa edukasi harus lebih diprioritaskan pemerintah untuk anak muda Indonesia

Motivator dan trainer muda nomor satu Indonesia ini menaruh harapan besar kepada generasi muda yang ada di Kabupaten Lombok Timur, agar mereka bisa menjadi pemimpin dan pencipta peradaban, baik di kabupaten Patuh Karya itu, di Nusa Tenggara Barat, maupun di Indonesia umumnya. Sebab menurut Syafii Efendi, saat ini Indonesia tidak lagi membutuhkan orang pintar tapi Indonesia mendesak agar banyaknya orang-orang baik.

Syafiq Aminy selaku Ketua DPW WIMNUS NTB dikesempatan yang sama menyampaikan akan tetap setia menjadi daya ungkit (Laverage) bagi pertumbuhan wawasan dan mental kemandirian anak bangsa khusus nya pemuda NTB. (bul)

BERITA TERKAIT :