Suara NTB » News » Ekonomi » Pertamina Tambah 275.520 Tabung Elpiji Subsidi untuk Kebutuhan Ramadhan
Pertamina Tambah 275.520 Tabung Elpiji Subsidi untuk Kebutuhan Ramadhan Pertamina Tambah 275.520 Tabung Elpiji Subsidi untuk Kebutuhan Ramadhan
Tabung elpiji subsidi di agen yang akan didistribusikan ke pangkalan. (Suara NTB/ist)
Mataram (suarantb.com) – PT. Pertamina (Persero) telah memperhitungkan peningkatan permintaan elpiji saat bulan Ramadhan. Untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan, Pertamina telah menambah pasokan sebesar 14... Pertamina Tambah 275.520 Tabung Elpiji Subsidi untuk Kebutuhan Ramadhan

Mataram (suarantb.com) – PT. Pertamina (Persero) telah memperhitungkan peningkatan permintaan elpiji saat bulan Ramadhan. Untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan, Pertamina telah menambah pasokan sebesar 14 persen dari kebutuhan normalnya.

Sebanyak 275.520 tabung elpiji subsidi disediakan untuk memperkuat stok dalam daerah NTB. Jumlah yang disediakan ini, kata Firdaus Sustanto, Sales Eksekutif  Elpiji IX Lombok PT. Pertamina Persero, dua kali lipat dari trend histori kenaikan permintaan tahun sebelumnya.

“Rata-rata kenaikan permintaan saat puasa sampai 7 persen, tapi kita persiapkan sampai 14 persen untuk puasa tahun 2018 ini. Amanlah, kami yakin tidak ada persoalan untuk stok,” demikian Firdaus Jumat malam, 11 Mei 2018 di Mataram.

Baca juga:  Konversi Elpiji di Pulau Sumbawa Direalisasikan Akhir Tahun

Keadaan normal, kebutuhan elpiji, khususnya elpiji subsidi di Pulau Lombok dalam sebulannya mencapai 2.084.320 tabung. Dengan penambahan sebesar 14 persen ini, kata Firdaus, total Pertamina mempersiapkan sebanyak 2.359.840 tabung. Untuk kebutuhan elpiji non subsidi, Pertamina mempersiapkan semampunya permintaan masyarakat.

Pertamina memberikan tambahan kebutuhan kepada seluruh kabupaten/kota di NTB secara merata. Jikapun dari jumlah pasokan elpiji subsidi yang disiapkan, masih ada permintaan, Firdaus mengatakan Pertamina akan tetap memenuhinya.

Di Pulau Lombok terdapat sebanyak 39 –angkalan elpiji dan 1.600an agen. Pertamina tetap memantau distribusinya hingga ke tingkat bawah. Meskipun, kewenangannya hanya sampai ke agen. Firdaus menyebut, untuk saat ini distribusipun akan berjalan mulus.

Baca juga:  Konversi Elpiji di Pulau Sumbawa Direalisasikan Akhir Tahun

“Cuacanya bagus, kami rasa tidak ada soal untuk pemenuhan pasokan dan distribusi ke masyarakat,” ujarnya.

Lantas bagaimana soal harga? Firdaus meyebut, pemerintah telah memberikan acuan sesuai Harga Eceran Trtinggi (HET) Rp 14.750 di pangkalan. Selebihnya, tentu hitung-hitungan pangkalan terkait jauh dekatnya jarak pendistribusian. (bul)

 

BERITA TERKAIT :