Suara NTB » News » Budaya & Hiburan » Menyisir Gili-Gili Indah di Lotim Selatan
Menyisir Gili-Gili Indah di Lotim Selatan Menyisir Gili-Gili Indah di Lotim Selatan
Pemandangan gili-gili yang ada di wilayah Lotim. Salah satunya adalah Gili Beleq Kecamatan Jerowaru (Suara NTB/rus)
Selong (Suara NTB) – Lombok Timur (Lotim) merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak pulau kecil atau gili. Terpapar di Perairan Lotim wilayah Selatan... Menyisir Gili-Gili Indah di Lotim Selatan

Selong (Suara NTB) – Lombok Timur (Lotim) merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak pulau kecil atau gili. Terpapar di Perairan Lotim wilayah Selatan misalnya. Sederetan gili memanjakan mata setiap pengunjung.

Seperti yang terlihat ketika hendak menuju Gili Beleq Desa Paremas Kecamatan Jerowaru. Pemandangan alam gili yang memanjakan mata ditambah lagi dengan hembusan segar angin pantai saat berada di perahu ketinting milik para  nelayan.

Suasana tersebut kiranya akan terasa makin romantis kala bersama orang-orang tercinta. Dimana di sekitar kawasan itu ada beberapa lesehan terapung dengan tawaran menu-menu khas perairan yang menantang untuk dinikmati.

Melihat kondisinya saat ini, potensi besar pulau kecil dalam pandangan Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lotim, Akhmad Roji saat berkunjung ke sejumlah gili beberapa waktu lalu menilai masih kurang dimaksimalkan.

Masih diperlukan sentuhan kreativitas pengembangan kawasan gili dan sekitarnya menjadi lebih menarik. Bisa memperlihatkan daya tarik wisatawan. Instansi pemerintah terkait diharapkan bisa memberikan ruang yang luas kepada investor.

Baca juga:  Melewatkan Sore di Bukit Matompo

Pasalnya, masih banyak gili di Lotim yang telantar dan tidak terurus. Menurutnya dengan pola memberikan kewenangan puluhan tahun, bisa diberikan ruang pemanfaatan yang pada ujungnya memberikan pendapatan bagi daerah.

Disamping memberikan ruang investasi yang membangun, tentunya dijaga pulau yang ada. Karena potensi yang dilihat di Selatan, seperti Jerowaru bisa dikembangkan wisata pulau. Memanfaatkan pulau kecil dimaksimalkan. Kalau pun ada kewenangan yang berbenturan dengan pusat tugas pemerintah mensinkronkan.

Gili Belek, Gili Kondo, Gili Bidara, Gili Petagan dan gili-gili lainnya di Lotim bisa mengundang decak kagum setiap orang. Akan tetapi investasi memang belum banyak. Pulau yang tidak ada penghuninya hari ini yang terindikasi menjadi milik orang tertentu harus ditertibkan.

Baca juga:  Menikmati Panorama Sarae Nduha di Dompu

“Jadi jika diberikan ruang kepada investor maka pulau-pulau tersebut tidak menjadi pulau kering dan nganggur,” imbuhnya.

Di sepanjang pulau menghasilkan kekayaan sumber daya ikan yang luar biasa. Selain itu bisa untuk snorkling dan diving. Pemandangan alam bawah laut gili ini diyakini sangat luar biasa dan digemari wisatawan.

Lebih lanjut kata Roji, diperlukan pula ada tempat penyeberangan khusus wisatawan ke gili-gili. Harus ada dermaga kecil supaya mobilisasi massa ke pulau bisa gampang. Keluhan sejumlah pelaku wisata dewasa ini, masih sangat terbatas dermaga khusus pengangkutan wisatawan. (rus)

BERITA TERKAIT :