Suara NTB » News » Kota Mataram » Pemkot Terima Jatah 140 Formasi CPNS
Pemkot Terima Jatah 140 Formasi CPNS Pemkot Terima Jatah 140 Formasi CPNS
Kepala BKPSDM Kota Mataram, Baiq Nelly Kusumawati (Suara NTB/dok)
Mataram (Suara NTB) – Kementerian Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) hanya menyetujui 140 formasi calon pegawai negeri sipil Kota Mataram dari 177... Pemkot Terima Jatah 140 Formasi CPNS

Mataram (Suara NTB) – Kementerian Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) hanya menyetujui 140 formasi calon pegawai negeri sipil Kota Mataram dari 177 yang diusulkan.

Pegawai Negeri Sipil yang ada di Kota Mataram per 30 April 2017 berjumlah 5.470 orang. Sementara kebutuhan atau formasi di tahun 2017 berdasarkan analisis kebutuhan pegawai berjumlah 6.325 orang. Artinya, terdapat kekurangan sejumlah 855 orang.

Jumlah ini pun belum termasuk PNS yang memasuki batas usia pensiun tahun 2017 sejumlah 157 orang.

Kekurangan pegawai negeri terdiri dari guru SD 363 orang, guru mata pelajaran 15 orang, tenaga kesehatan sejumlah 185 orang dan tenaga teknis 292 orang.

Baca juga:  Hari Pertama Kerja, Kehadiran ASN Kota Mataram 97 Persen

Pemkot Mataram dalam hal ini Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mengusulkan 98 orang tenaga guru, 28 orang tenaga kesehatan dan 14 tenaga teknis infrastruktur.

“Tahun ini sesuai permintaan Kemenpan hanya 140 formasi,” sebut Kepala BKPSDM Kota Mataram, Baiq Nelly Kusumawati dikonfirmasi, Senin, 8 Mei 2017.

Nelly mengaku jika pengajuan sebelumnya berjumlah 177 formasi. KemenpanRB melakukan verifikasi sehingga jatah diberikan 140 formasi.

Kemungkinan pelaksanaan CPNS khusus tiga formasi ini ditargetkan tahun ini. Sehingga, bisa masuk pada APBD Perubahan.

Di satu sisi, pihaknya tengah melakukan penyesuaian pascaperubahan OPD. “Masih belum diketahui mana yang kurang. Setidaknya butuh percepatan dan harus diakomodir di APBD perubahan,” terangnya.

Baca juga:  Pemkot Mataram Segera Gelar Rapat Evaluasi Program

Dia menambahkan, proyeksi kebutuhan PNS Kota Mataram selama lima tahun. Terhadap kekurangan ini tidak bisa dipaksakan karena sudah menjadi ketentuan Pemerintah Pusat. Yang bisa dilakukan oleh Pemkot Mataram khusus guru. Dengan dimaksimlkan tenaga kontrak dan pengangkatan tenaga perawat melalui BLUD.

“Kecuali tenaga infrastruktur memang tidak isa dilakukan pengangkatan,” demikian Nelly. (cem)

BERITA TERKAIT :