Suara NTB » News » Headline » Harga Cabai Rawit Merangkak Naik
Harga Cabai Rawit Merangkak Naik Harga Cabai Rawit Merangkak Naik
Daftar harga cabai rawit merah di NTB, Jum’at 21 April 2017 (suarantb.com/ist)
Mataram (suarantb.com) – Meski sempat mengalami penurunan, dalam kurun waktu tiga hari terakhir, harga cabai rawit merah di NTB kembali merangkak naik. Berdasarkan informasi... Harga Cabai Rawit Merangkak Naik

Mataram (suarantb.com) – Meski sempat mengalami penurunan, dalam kurun waktu tiga hari terakhir, harga cabai rawit merah di NTB kembali merangkak naik.

Berdasarkan informasi harga yang terpantau dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga cabai rawit merah hari ini, Jum’at, 21 April 2017 mengalami kenaikan 2,41 persen dari hari sebelumnya yakni sebesar Rp 70 ribu  per kg.

Harga cabai rawit merah di provinsi NTB secara keseluruhan terpantau mulai mengalami kenaikan sejak 18 April 2017. Naik dari harga Rp 66.650 per kg menjadi Rp 68.350 pada 19 April. Harga ini terus merangkak naik pada hari ini, dengan kenaikan 2,41 persen menjadi Rp 70 ribu per kg.

Jika dilihat dari pantauan harga di masing-masing kota, maka harga cabai rawit merah tertinggi berada di Kota Mataram dengan harga cabai mencapai Rp 72.500 per kg.

Di Mataram, harga cabai tertinggi berada di Pasar Kebon Roek mencapai Rp 80 ribu per kg. Sedangkan di Pasar Mandalika harga cabai terpantau lebih rendah yakni Rp 65 ribu  per kg.

Sementara di Kota Bima, harga cabai relatif lebih rendah dibanding Kota Mataram. Harga cabai di Pasar Amahami Kota Bima terpantau berada di kisaran Rp 65 ribu per kg.

Untuk komoditas lain seperti daging sapi kualitas I, harga terpantau tetap dalam beberapa hari terakhir. Di Kota Mataram, harga daging sapi kualitas I berada dikisaran Rp 118.750 per kg. Sedangkan di Kota Bima, daging sapi kualitas I terpantau lebih murah yakni Rp 95 ribu per kg.

Harga gula pasir lokal juga terpantau tetap, dengan harga  Rp 13.750 di Kota Mataram Rp 15.000 di Kota Bima.

Untuk harga beras di semua kualitas, nampaknya masyarakat NTB tidak perlu khawatir karena harga beras semua kualitas di NTB hingga hari ini, terpantau paling murah  di Indonesia. Sebelumnya, Bulog Divre NTB telah meyakinkan bahwa ketersediaan pasokan beras akan cukup hingga lima bulan ke depan. (hvy)

Tidak ada komentar sejauh ini.

Jadilah yang pertama untuk meninggalkan komentar di bawah ini .

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *