Suara NTB » News » Yustisi » Steven Hadisuryo Terduga Penghina TGB Dicekal Imigrasi
Steven Hadisuryo Terduga Penghina TGB Dicekal Imigrasi Steven Hadisuryo Terduga Penghina TGB Dicekal Imigrasi
Dirreskrimum Polda NTB, Kombes Pol Irwan Anwar (paling kiri) menerima Tim Pembela Gerakan Pribumi Berdaulat NTB, Jumat, 21 April 2017. (Suara NTB/why)
Mataram (Suara NTB) – Polisi telah memeriksa 12 saksi terkait dugaan penghinaan terhadap Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi. Terduga pelaku penghinaan, Steven... Steven Hadisuryo Terduga Penghina TGB Dicekal Imigrasi

Mataram (Suara NTB) – Polisi telah memeriksa 12 saksi terkait dugaan penghinaan terhadap Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi. Terduga pelaku penghinaan, Steven Hadisurya Sulistyo dicekal Imigrasi berdasarkan permintaan Polda Metro Jaya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB, Kombes Pol Irwan Anwar mengungkapkan, pencekalan itu dalam rangka memudahkan penyidik melakukan penyelidikan.

“Polda Metro Jaya telah melakukan permintaan pencekalan ke luar negeri,” ujarnya ditemui di ruang kerjanya, Jumat, 21 April 2017.

Soal keberadaan Steven, Irwan enggan membeberkan dengan alasan penyelidikan. “Masih di wilayah Indonesia. Makanya untuk penyelidikan dia kita minta dicekal pihak imigrasi.

Baca juga:  TGB: Idul Fitri Harus Jadi Titik Balik

Penanganan kasus itu diatensi serius aparat kepolisian. Sejak dilaporkan, Senin, 17 April 2017 lalu, progresnya juga telah ada 12 saksi dimintai keterangan, termasuk TGB beserta istri, Hj. Erica Majdi.

Polisi menerima tiga laporan terkait kasus dugaan penghinaan yang terjadi pada Minggu, 9 April 2017 lalu di Bandara Changi, Singapura. Korbannya, TGB diduga dicaci dengan kata tidak pantas bahkan sampai tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.

Baca juga:  Malas Kerjakan Skripsi, Ikuti Tips TGB Ini

Terduga pelakunya, Steven Hadisurya Sulistyo pun sudah diminta menandatangani surat permohonan maaf dengan tanda tangan di atas materai 6000 yang dimediasi kepolisian Bandara Soekarno-Hatta.

Untuk diketahui, pencekalan yang bersangkutan berlaku tiga puluh hari sejak diterbitkan. (why)

BACA BERITA LAINNYA :