Suara NTB » News » Sumbawa Barat » Lapak Pedagang di Taliwang akan Ditertibkan
Lapak Pedagang di Taliwang akan Ditertibkan Lapak Pedagang di Taliwang akan Ditertibkan
Lapak pedagang di pinggir jalan di dalam kota Taliwang yang dinilai memberi kesan kumuh akan ditertibkan dalam waktu dekat ini. (Suara NTB/bug)
Taliwang (Suara NTB) – Satpol PP Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akan segera menertibkan lapak-lapak pedagang yang ada di dalam kota Taliwang. Lapak-lapak pedagang yang... Lapak Pedagang di Taliwang akan Ditertibkan

Taliwang (Suara NTB) – Satpol PP Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akan segera menertibkan lapak-lapak pedagang yang ada di dalam kota Taliwang.

Lapak-lapak pedagang yang umumnya ditempati para penjual ikan dan sayuran itu, selama ini memang menjadi salah satu gangguan dalam kota. Tidak saja dari sisi aturan yang memang tidak membolehkan, tetapi juga dari sisi kerapian kota sebab posisinya berada di pinggir jalan. Lapak-lapak itu pun oleh banyak pihak dianggap seperti pasar liar karena sewajarnya para pedagangnya harusnya berjualan di pasar.

“Kita akan gelar penertiban dalam waktu dekat ini,” kata Plt. Kepala Satpol-PP KSB, Agus Hadnan kepada wartawan, Kamis, 20 April 2017.

Baca juga:  Lima Eksportir NTB Memenuhi Kriteria

Diakui Agus, kesulitan selama ini yang dihadapi pihaknya dalam menertibkan para pedagang karena mereka merasa berhak berjualan di sana. Terlebih di beberapa tempat, ada warga yang sengaja memanfaatkan pekarangan mereka untuk menampung para pedagang. “Jadi ditarik semacam sewa. Tapi biar di lahan pribadi, aktivitas para pedagang tetap mengganggu karena kalau ramai bisa sampai ke jalan-jalan,” timpalnya.

Kegiatan penertiban yang akan dilaksanakan jajaran Satpol-PP nantinya, Agus menyatakan pihaknya akan bertindak tegas. Selain itu pasca penertiban, pihaknya akan menempatkan anggotanya di lokasi untuk mengantisipasi pedagang tidak lagi kembali berjualan. “Selama 21 hari ke depan akan kita tempatkan anggota untuk menjaga lokasi,” janjinya.

Baca juga:  Belasan Motor Tanpa Surat Diamankan Polisi

Selain melarang pedagang kembali, Agus menyebutkan, pihaknya akan meminta warga yang selama ini memanfaatkan pekarangannya untuk menampung para pedagang tidak lagi melakukannya. (bug)

BACA BERITA LAINNYA :