Suara NTB » News » Kota Bima » Kejari Selidiki Kasus Dugaan Korupsi SMAN 5 Kota Bima
Kejari Selidiki Kasus Dugaan Korupsi SMAN 5 Kota Bima Kejari Selidiki Kasus Dugaan Korupsi SMAN 5 Kota Bima
Kepala Kejari Raba Bima, Widagdo M. Petrus (Suara NTB/uki)
Kota Bima (Suara NTB) – Selain memproses kasus dugaan Korupsi Pol PP Kabupaten Bima, Kejaksaan Negeri (Kejari) Raba Bima juga tengah menyelidiki kasus dugaan... Kejari Selidiki Kasus Dugaan Korupsi SMAN 5 Kota Bima

Kota Bima (Suara NTB) – Selain memproses kasus dugaan Korupsi Pol PP Kabupaten Bima, Kejaksaan Negeri (Kejari) Raba Bima juga tengah menyelidiki kasus dugaan korupsi di SMAN 5 Kota Bima tahun anggaran 2016.

Kepala Kejari Raba Bima, Widagdo M. Petrus, M.H, kepada Suara NTB, Kamis, 20 April 2017 mengatakan, saat ini kasus tersebut menjadi bidikan pihaknya, menindaklanjuti laporan masyarakat.

“Diduga dana sekitar Rp 500 juta disalahgunakan,” katanya.

Diakuinya, berdasarkan hasil penyelidikan awal, dana itu berasal dari empat item. Yakni dari Kesenian, Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Siswa Miskin (BSM) dan Kewirausahaan tahun anggaran 2016.

Baca juga:  Kejaksaan Sita Dokumen dan Perangkat IT BPR

“Dari empat item ini total keseluruhan ada Rp 1,5 miliar. Baik bantuan APBD maupun APBN tahun 2016,” sebutnya.

Menurut Widagdo, kasus tersebut baru dilakukan tahap penyelidikan. Karena baru mulai ditangani pada 12 April 2017. Sejak kasus tersebut ditangani, pihaknya telah memanggil dan meminta keterangan sebanyak 15 saksi.

“Termasuk di antaranya siswa kita mintai keterangan,” katanya.

Baca juga:  Segera Disidang Etik, Oknum Polisi Diduga Terima Suap Seleksi Bintara

Widagdo menegaskan, pihaknya berkomitmen menyelesaikan kasus tersebut, karena ada indikasi penyalahgunaan anggaran yang merugikan negara hingga ratusan juta rupiah.

“Hanya saja butuh proses dan waktu karena dalam mengungkap perkara korupsi perlu kehati-hatian dan ketelitian, apalagi menetapkan seseorang sebagai tersangka,” pungkasnya. (uki)

BACA BERITA LAINNYA :