Suara NTB » News » Sumbawa » Kasus Gedung Serba Guna, Tiga Tersangka Ditahan
Kasus Gedung Serba Guna, Tiga Tersangka Ditahan Kasus Gedung Serba Guna, Tiga Tersangka Ditahan
Salah seorang tersangka saat diperiksa di ruang Tipikor Mapolres Sumbawa, Kamis, 20 April 2017, untuk kemudian ditahan selama 20 hari ke depan. (Suara NTB/ist)
Sumbawa Besar (Suara NTB) – Setelah pihak kontraktor, polisi kembali menahan tiga tersangka lain dalam kasus dugaan penyimpangan pembangunan Gedung Serba Guna Dusun Sengkal,... Kasus Gedung Serba Guna, Tiga Tersangka Ditahan

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Setelah pihak kontraktor, polisi kembali menahan tiga tersangka lain dalam kasus dugaan penyimpangan pembangunan Gedung Serba Guna Dusun Sengkal, Desa Batu Bangka, Kecamatan Moyo Hilir. Mereka ditahan usai diperiksa penyidik Tipikor Sat Reskrim Polres Sumbawa, Kamis, 20 April 2017.

Tiga tersangka tersebut yakni, MS selaku penjabat kepala desa saat itu, Br selaku Ketua TPK, dan Lt selaku bendahara desa.

Awalnya mereka dipanggil penyidik guna dimintai keterangan sebagai tersangka. Adapun secara umum keterangan yang diminta penyidik mengenai proses awal pengusulan proyek hingga pencairan dana. Termasuk apa yang dilakukan setelah pencairan dana. Setelah dilakukan pemeriksaan, penyidik kemudian menerbitkan sprint penahanan terhadap ketiganya.

Baca juga:  Kadistan Kota Mataram Bantah Bantuan Cabai Bermasalah

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP Elyas Ericson, SH., S.IK kepada wartawan, membenarkan adanya pemanggilan tiga tersangka tersebut. Pemanggilan tersebut dilakukan guna dimintai keterangan sebagai tersangka. Usai pemeriksaan, ketiganya kemudian dilakukan penahanan.

“Setelah pemeriksaan dilakukan, kami langsung tahan hingga 20 hari kedepan,” ujarnya.

Dijelaskan Ericson, sebelumnya dalam kasus ini, pihaknya sudah pernah mengirim berkas keempat tersangka ke pihak kejaksaan. Namun dikembalikan karena sesuai petunjuk jaksa masih ada yang perlu dilengkapi.

Baca juga:  Rp 48 Miliar Dana LPDB Mandek di NTB

“Sesuai petunjuk jaksa, sudah kami penuhi semua. Rencananya berkas kembali akan kami kirim minggu depan. Nantinya menunggu petunjuk selanjutnya,” tukasnya.

Sebelumnya, penyidik menahan kontraktor pelaksana pembangunan proyek di Dusun Sengkal, Desa Batu Bangka. Mereka telah menggunakan 100 persen dana yang sudah dicairkan, namun tidak sama sekali mengerjakan fisik proyek tersebut. (ind)

BERITA TERKAIT :