Suara NTB » News » Headline » Tim Moto-GP Segera Survei Lokasi Pembangunan Sirkuit di Mandalika
Tim Moto-GP Segera Survei Lokasi Pembangunan Sirkuit di Mandalika Tim Moto-GP Segera Survei Lokasi Pembangunan Sirkuit di Mandalika
Direktur Pengembangan PT ITDC, Edwin Darmasetiawan (Suara NTB/nas)
Mataram (suarantb.com) – Tim Moto-GP akan segera melakukan survei lokasi untuk pembangunan sirkuit balap Moto-GP di kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika. Direktur Pengembangan PT... Tim Moto-GP Segera Survei Lokasi Pembangunan Sirkuit di Mandalika

Mataram (suarantb.com) – Tim Moto-GP akan segera melakukan survei lokasi untuk pembangunan sirkuit balap Moto-GP di kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika. Direktur Pengembangan PT ITDC, Edwin Darmasetiawan mengatakan pihaknya telah menandatangani nota kesepahaman dengan tim Moto-GP belum lama ini.

“Kita sudah tanda tangan MoU dengan Moto-GP dan dengan BUMN di Prancis disaksikan langsung oleh Presiden Prancis. Mereka akan segera lakukan survei lokasi untuk pembangunan,” ungkapnya, Kamis, 20 April 2017.

Pembangunan sirkuit Moto-GP di Mandalika akan menjadi satu-satunya sirkuit balap di Indonesia. Tim Moto-GP menyasar keindahan alam Lombok yang akan dipadukan dengan olahraga balap motor kelas dunia. “Jadi Moto-GP ini hanya beberapa di Asia termasuk di Mandalika. Tidak di Bali tidak di Palembang, tapi hanya di Lombok. Dan sudah seharusnya ini menjadi kebanggaan masyarakat Lombok,” imbuhnya.

Dengan memanfaatkan lahan seluas 120 hektar, sirkuit balap ini dijanjikan akan menjadi lokasi penyelenggaraan tak kurang delapan kegiatan tiap tahunnya. Dan diprediksi akan membawa sekitar 150 ribu penonton dalam tiap gelaran kegiatan. Berbagai agenda balap ini juga menurutnya dapat menjaga tingkat okupansi atau hunian hotel-hotel yang akan dibangun di Mandalika.

“Bukan hanya saat event saja, tapi saat tidak ada event sirkuit ini bisa digunakan layaknya jalan raya biasa. Karena ini street circuit, bukan closed circuit,” janjinya.

Selain pembangunan sirkuit, Edwin menyampaikan progres pembangunan di KEK Mandalika sudah cukup bagus. Berbagai dokumen seperti perencanaan pembangunan, AMDAL, peraturan pemerintah tentang KEK dan lainnya tengah dalam proses pengerjaan. Para investor yang sudah meneken kerja sama pemanfaatan lahan juga sudah mulai bekerja.

“Kita berharap pembangunan-pembangunan ini bisa berlangsung lancar tanpa gangguan di lapangan. Karena itu kontra produktif dengan upaya-upaya pemasaran yang dilakukan oleh ITDC. Kontraktor bekerja jangan dihalang-halangi, jangan dipungli. Ciptakanlah kondisi investasi yang sesuai dengan apa yang selama ini kita sosialisasikan kepada para investor,” harapnya. (ros)

BACA BERITA LAINNYA :

Tidak ada komentar sejauh ini.

Jadilah yang pertama untuk meninggalkan komentar di bawah ini .

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *