Suara NTB » News » Budaya & Hiburan » VIDEO – Musisi Lombok Kenalkan Lagu ‘Tegining Teganang’ di Jerman
Musisi Lombok, Raga Hariawan saat berada di Jerman. (suarantb.com/ist)
Mataram (suarantb.com) – Lagu tradisional Lombok Tegining Teganang berkumandang di sudut Kota Halle, Jerman. Dengan hanya diiringi petikan gitar, serta sedikit sentuhan reggae lagu... VIDEO – Musisi Lombok Kenalkan Lagu ‘Tegining Teganang’ di Jerman

Mataram (suarantb.com) – Lagu tradisional Lombok Tegining Teganang berkumandang di sudut Kota Halle, Jerman. Dengan hanya diiringi petikan gitar, serta sedikit sentuhan reggae lagu ini berhasil menarik minat warga Jerman. Inilah kisah musisi asal Desa Kesik Kecamatan Masbagik Lotim, Raga Hariawan yang mencoba mencoba peruntungan melalui musik di luar negeri.

Berawal dari pertemuan dengan seorang turis bernama Elisa saat mengisi acara di salah satu kafe di Kuta, Raga diperkenalkan dengan seorang Jerman bernama Anna. Anna yang menyukai musik yang dimainkan Raga, mengajaknya untuk menguji peruntungan di Jerman. Berbekal rasa percaya diri dan akomodasi dari Anna, Raga memutuskan turut ke Jerman.

Sebulan di sana, Januari-Februari 2017 Raga mendapatkan segudang pengalaman. Utamanya, dia menyukai bagaimana warga Jerman mengapresiasi musiknya. Meski ia hanya melakukan pertunjukan di pinggir jalan. Hingga ia memutuskan untuk kembali lagi ke Jerman bulan Maret ini.

“Istilahnya saya ngamen sejam dua jam sudah dapat lebih dari 100 Euro. Cukup buat makan sehari. Selesai itu ya bisa santai-santai,” ujarnya sambil tertawa.

Saat membawakan lagu Tegining Teganang, Raga memperkenalkan lagu tersebut sebagai lagu dari daerah asalnya. Dengan menggubahnya irama musik reggae khas Raga.

“Saya kenalkan itu lagu daerah saya. Saya dapat apresiasi yang luar biasa sekali. Bahkan bisa dapat 350 Euro karena bawakan lagu ini,” jawabnya bangga.

Baca juga:  Amaq Zaenal, Sang Pemanjat 100 Pohon Kelapa Per Hari

“Di satu sisi selain mempromosikan Lombok, kita harus membawa nama daerah sendiri. Karena saya bangga jadi orang Lombok,” tambahnya.

Bahkan mahasiswa Universitas Hamzanwadi ini pernah memenangkan audisi musik di Jerman. Raga mengikuti acara yang diberi nama Kunst gegen Bares di salah satu bar di Halle. Di hadapan sekitar 500 orang pengunjung Raga unjuk kemampuan.

Berbekal suara khas dan kepiawaian bermain gitar, ia berhasil terpilih sebagai juara setelah unggul dalam voting yang dilakukan pada pengunjung bar. Dan berhak membawa pulang uang sebesar 1.600 Euro atau sekitar Rp 22 juta. Tentu ini prestasi yang cukup membanggakan bagi Raga.

Berkat memenangkan ajang ini, Raga diajak ikut serta dalam suatu proyek lanjutan. Proyek musik lanjutan di Jerman, yang bisa membawanya tampil dalam acara Summerjam Juni 2017 di Swedia.

“Saya kan dapat juara satu di acara kemarin, yang menang-menang ini disuruh tampil lagi, disaring lagi. Yang lolos diajak ikut Summerjam di Swedia, itu acara musik bakalan ada anaknya Bob Marley, Demian Marley,” ucapnya bersemangat.

Kisah perjalanan bermusik Raga bisa dibilang biasa. Ia belajar musik sejak usia 15 tahun dari keluarganya. Berkat darah bermusik yang mengalir di keluarganya, Raga berhasil melahirkan musik-musik yang cukup disukai. Bahkan, ia rutin mengisi acara di kafe-kafe di Kuta.

Baca juga:  Ridwan Kamil Bagi Tips Membangun Daerah di KLU

“Kadang sekali tampil di Kuta itu bisa dapat Rp 300 – 500 ribu tiap malem. Itu paling banyak. Kalau tampil di Senggigi atau di Gili nggak sebanyak itu,” akunya.

Musisi kelahiran 4 Maret 1989 ini mengakui dirinya hanya seorang musisi biasa. Tapi jangan salah, Fanpage Raga di Facebook telah disukai lebih dari 12 ribu orang. Pencapaian yang cukup membanggakan untuk seorang musisi yang tidak pernah masuk dapur rekaman.

“Saya itu tidak mau masuk dapur rekaman, keluarin uang banyak. Saya cuma musisi biasa, tapi banyak yang suka,” ucapnya sambil tertawa.

Saat tampil, selain membawakan lagu Tegining Teganang Raga juga membawakan lagu ciptaannya sendiri bersama Onel Kiswandi berjudul Welcome To My Island. Lagu yang easy listening namun sarat makna tentang Lombok, dengan iringan irama reggae khas Raga. (ros)

BACA BERITA LAINNYA :