Suara NTB » News » Video » VIDEO – Sosialisasi Obat dan Makanan dalam Rangka HUT Badan POM RI Ke- 16 Tahun 2017
Pemberian Informasi Obat dan Makanan kepada Masyarakat
SEIRING dengan perkembangan dan kemajuan teknologi, minat masyarakat untuk menggunakan produk obat,  pangan, obat tradisional, kosmetik serta suplemen kesehatan semakin meningkat, maka masyarakat juga... VIDEO – Sosialisasi Obat dan Makanan dalam Rangka HUT Badan POM RI Ke- 16 Tahun 2017

SEIRING dengan perkembangan dan kemajuan teknologi, minat masyarakat untuk menggunakan produk obat,  pangan, obat tradisional, kosmetik serta suplemen kesehatan semakin meningkat, maka masyarakat juga harus diberikan informasi yang luas dan benar tentang obat, obat tradisional, kosmetik, pangan dan bahan berbahaya sehingga dalam menggunakan produk tersebut diperoleh manfaat yang optimal.

Pelepasan Balon dalam rangka HUT Badan POM RI ke 16

Obat, khususnya obat bebas dan obat bebas sangat mudah ditemukan oleh masyarakat di kota maupun di desa-desa yang dijual di kios, toko, toko obat, minimarket, supermarket tentunya perlu kemampuan, kejelian dan ketelitian dalam memilih obat yang legal sehingga aman dikonsumsi. Obat yang sering disalahgunakan ternyata bukan hanya bahan terlarang seperti sabu, heroin, ganja atau kokain tapi beberapa obat keras tertentu sering disalahgunakan salah satunya adalah TRAMADOL. Upaya mencegah dan menghentikan penyalahgunaan TRAMADOL dilakukan melalui Penyuluhan ke masyarakat, pelajar, tokoh agama sampai Operasi di seluruh Kabupaten / Kota se- NTB.

Laporan Penyelenggaran Kegiatan   Sosialisasi Obat dan Makanan oleh Plt. Kepala BBPOM di Mataram (Dra. Ni  GAN  Suarningsih, Apt.,MH)

Animo masyarakat untuk menggunakan obat herbal atau obat tradisional sangat meningkat karena anggapan masyarakat bahwa obat herbal aman dikonsumsi dan tidak memiliki efek samping. Yang harus diwaspadai adalah masih beredarnya obat tradisional atau obat herbal yang dicampur dengan obat kimia tanpa takaran dosis yang sesuai, sehingga membawa dampak timbulnya efek samping dan efek lain akibat obat kimianya.

Baca juga:  Soal Kemungkinan Penyebaran PCC di NTB, Ini Penjelasan BBPOM Mataram

Sambutan Wakil Gubernur NTB H. Muhammad Amin, SH, M

Makanan demikian pula kondisinya, semakin banyak makanan yang enak-enak dan lezat yang dibuat dan dijual di warung, rumah makan maupun restoran tapi masih ada juga makanan yang ditambahkan bahan berbahaya boraks, pewarna tekstil ada pada kerupuk terigu, cendol, terasi, dll yang sangat berbahaya apabila dikonsumsi dalam jangka panjang termasuk Pangan Jajanan Anak Sekolah masih ada juga yang ditambahkan bahan berbahaya tersebut.

Di era modern sekarang ini pemakaian kosmetik merupakan kebutuhan pokok bagi kaum hawa tanpa menggunakan kosmetik rasanya para wanita kurang percaya diri untuk keluar rumah. Tapi harus diwaspadai adanya oknum yang menambahkan bahan berbahaya Merkuri pada kosmetik-kosmetik pemutih yang bisa menimbulkan kanker dan merusak wajah.

Senam Sehat bersama Masyarakat

Pada moment HUT Badan POM RI ke 16 ini, BBPOM di Mataram melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui sosialisasi obat dan makanan pada hari Minggu, tanggal 26 Februari 2017, berlokasi di Car Free Day Jalan Udayana-Mataram yang dihadiri lebih dari 500 orang peserta yang berasal dari SKPD terkait, organisasi profesi, organisasi wanita, mahasiswa dan masyarakat.

Baca juga:  Soal Kemungkinan Penyebaran PCC di NTB, Ini Penjelasan BBPOM Mataram

Rangkaian kegiatan dimulai dengan Senam Pagi, Sambutan dan Pelepasan Balon HUT BPOM RI ke-16 oleh Wakil Gubernur H. Muhammad Amin, SH, M.Si, Uji Cepat Bahan Berbahaya dalam Pangan, Pemberian Informasi dan Pembagian Brosur terkait Obat, Makanan dan Narkoba serta Pembagian Doorprize.

 Diharapkan dengan adanya kegiatan sosialisasi obat dan makanan ini dapat meningkatkan peran aktif masyarakat dalam upaya kemandirian untuk memilih produk obat dan makanan yang aman, bermanfaat dan bemutu serta dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan dengan cara membaca informasi “Cek KLIK”, yaitu Cek KEMASAN, LABEL, IZIN EDAR dan tanggal KADALUARSA. Mari masyarakat NTB jadilah konsumen cerdas untuk melindungi diri dari peredaran dan penggunaan Obat dan Makanan yang tidak memenuhi persyaratan mutu dan keamanan. Dirgahayu Badan POM RI ke-16, Badan POM Hadir, Melayani dan Melindungi Masyarakat.

BACA BERITA LAINNYA :