Suara NTB » News » Yustisi » VIDEO : Cerita Brigjen Pol Umar Septono Tolak Suap
Brigjen Pol Umar Septono (suarantbcom/alfan)
Mataram (Suara NTB) – Brigjen Pol Umar Septono ambil bagian sebagai mediator penyelesaian lahan Mandalika Resort. Ia yang didapuk sebagai ketua tim verifikasi pantang... VIDEO : Cerita Brigjen Pol Umar Septono Tolak Suap

Mataram (Suara NTB) – Brigjen Pol Umar Septono ambil bagian sebagai mediator penyelesaian lahan Mandalika Resort. Ia yang didapuk sebagai ketua tim verifikasi pantang terintimidasi. Meski banyak yang mencoba menyuap jenderal bintang satu itu.

Tarik menarik kepentingan di konsesi lahan Mandalika Resort cukup kuat. Persoalan lahan yang diduga melibatkan oknum pejabat itu alot penyelesaiannya. Pemprov NTB dan Pemkab Loteng pun angkat tangan.

Sampai awal November lalu, pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika ditenggat pemerintah pusat. Orang-orang Jakarta sekalipun tak sanggup menuntaskan persoalan lahan itu.

“Makanya ITDC bukan kerjaan polisi itu, tapi saya kerjakan. Ketidakmampuan Pemda tingkat satu, tingkat dua, dan pusat. Saya ambil itu dengan segala konsekuensinya,” tegas Umar mengenang perjuangannya sebagai Ketua Tim Penyelesaian Lahan Mandalika Resort.

Baca juga:  Pembuatan UKL - UPL di Mataram Dinilai Beratkan Pengusaha

Perlahan namun pasti, sejumlah titik yang dikuasai masyarakat menuju terang benderang. PT ITDC yang sudah mengantongi Hak Pengelolaan Lahan (HPL) bisa sedikit lega sebab satu titik sudah tuntas dan siap dibayarkan Rp 4,5 juta per are-nya.

“Terbukti sama saya, segan dia. Karena saya straight walaupun datang ke sini nganter-nganter bawa duit,” beber dia mengulas soal upaya suap beberapa orang yang berkepentingan terhadap lahan di kawasan Mandalika Resort itu.

“Tidak bisa itu. Ndak mau saya. Ini untuk negara ini. Saya jaminkan pangkat dan jabatan saya,” tegas Umar lantang saat menjamu Suara NTB di ruang kerjanya akhir pekan lalu.

Baca juga:  Jambret Sadis Ditembak di Lombok Tengah

“Dia berpikir akhirnya mundur mereka yang sok jagoan semua itu. Itu yang dibutuhkan di sini. Yang pure tidak ada kepentingan apapun. Hanya untuk kemaslahatan umat,”  tutup Umar yang hari ini akan dilantik sebagai Kepala Korps Sabhara Baharkam Mabes Polri berpangkat Inspektur Jenderal. (why)

BERITA TERKAIT :